AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar bersama Polsek Tanimbar Selatan bergerak cepat mengevakuasi jasad seorang warga yang hanyut di lokasi Pelabuhan Pengeringan Tanimbar Raya, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (30/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.20 WIT oleh sejumlah saksi yang hendak mengecek Kapal KM Populair di Pelabuhan Saumlaki.
Saat itu, mereka melihat sesosok tubuh dalam kondisi tidak bergerak, hanyut di perairan depan perusahaan ikan. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan dan memanggil warga di sekitar tempat kejadian.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Mendengar teriakan tersebut, saksi lainnya yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak menuju area di belakang Landen Kelly Baid 01.
Setelah berkoordinasi dengan petugas kepolisian di lapangan, warga sekitar langsung turun ke laut untuk membawa korban ke daratan agar bisa segera dievakuasi.
Kapolsek Tanimbar Selatan, Iptu Herpin Sima, yang berada di lokasi menyatakan bahwa personel di lapangan langsung mengambil langkah taktis sesaat setelah menerima laporan warga.
“Kami segera turun ke TKP, mengamankan lokasi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di tempat kejadian perkara,” ungkap Kapolsek.
Selanjutnya, sekitar pukul 07.50 WIT, personel Polres Kepulauan Tanimbar dan Polsek Tansel berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Dengan menggunakan mobil Satuan Lalu Lintas (Satlantas), jenazah korban langsung diantar ke rumah duka di Desa Olilit Barat untuk disemayamkan.
Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili oleh Stipvany Kelbulan menyatakan bahwa mereka telah mengikhlaskan peristiwa ini sebagai musibah. Keluarga juga secara resmi telah membuat surat pernyataan penolakan visum maupun autopsi terhadap korban.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, semasa hidupnya korban tinggal tidak menetap dan sering mencari makan di rumah kerabatnya. Selain itu, korban diketahui memiliki riwayat depresi berat terkait kondisi hidup yang dialaminya.
Secara terpisah, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayan melalui Kasi Humas Iptu Olofianus Batlayeri membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyatakan seluruh proses penanganan di TKP hingga penyerahan jenazah kepada keluarga berjalan lancar berkat kerja sama cepat antara polisi dan masyarakat setempat.
“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada para saksi dan warga di lokasi kejadian yang langsung tanggap melapor serta membantu mengevakuasi korban dari laut ke darat. Sinergi ini sangat membantu personel di lapangan,” ujar Kasi Humas meneruskan pesan Kapolres.
Kasi Humas mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di area dermaga maupun perairan.
Jika masyarakat memerlukan bantuan darurat kepolisian, mereka dapat menghubungi Call Center Polri 110 (bebas pulsa) atau melapor ke kantor polisi terdekat. (HT-01)









