Ambon Masuk 10 Besar Kota Cerdas Nasional, Ini Alasannya

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan, capaian nilai 3,6 pada Evaluasi Implementasi Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus menunjukkan hasil positif.

Keberhasilan menembus jajaran 10 ibu kota provinsi yang dievaluasi secara nasional ini menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

“Puji Tuhan, hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa upaya Pemkot Ambon dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis digital mulai membuahkan hasil. Ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan bahwa arah pembangunan kota kita sudah berada di jalur yang benar,” ujar Wali Kota di sela-sela pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Hotel Grand City Hall Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil evaluasi yang diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital tersebut tertuang dalam Surat Nomor B-121/DJTPD/AI.01.02/05/2026 tertanggal 12 Mei 2026.

Penilaian ini mengacu pada amanat Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Perkotaan dengan Pendekatan Kota Cerdas.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah serta dukungan masyarakat. Oleh karena itu, saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi membangun Ambon menjadi kota yang semakin modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” katanya.

Baca Juga :  Persaingan Terakhir Tiga Pejabat Menuju Kursi Sekkot Ambon

Evaluasi nasional tersebut menilai penerapan konsep Smart City melalui 116 indikator yang mencakup enam dimensi utama, yakni Smart Governance, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, Smart Environment, dan Smart Branding.

Kota Ambon sendiri memperoleh rincian nilai Baseline 3,8, Output 3,18, Outcome 3,33, Impact 3,94, Quick Wins 4, dan Emerging Technology 4. Nilai akhir 3,6 ini menempatkan Ambon di atas Balikpapan (3,59) dan Batam (3,5), serta setara dengan sejumlah kota besar lainnya.

Menurut Wali Kota, capaian tersebut memperlihatkan bahwa berbagai inovasi yang dikembangkan mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Beberapa terobosan unggulan yang dinilai sukses oleh tim asesor antara lain Pusat Kendali Kota (Command Center) berbasis kecerdasan buatan, layanan Pusat Panggilan (Call Center) 112, hingga program unggulan WAJAR (Wali Kota Jumpa Rakyat).

Selain itu, identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia versi UNESCO dan Rencana Induk Kota Cerdas periode 2025–2029 menjadi fondasi kuat dalam penilaian ini.

Baca Juga :  Buka Musrenbang 2026, Gubernur Maluku Tekankan Penyelarasan Kebijakan dan Program

Kemajuan digital ini juga sejalan dengan perkembangan positif pada indikator sosial ekonomi Kota Ambon. Saat ini, tingkat kemiskinan tercatat turun menjadi 4,3 persen, angka prevalensi stunting berada di tingkat 1,6 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 82,84 (kategori sangat tinggi).

Di sektor kesehatan, layanan e-Puskesmas kini telah terintegrasi dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan.

Meski meraih prestasi, Wali Kota mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan berdasarkan catatan dari tim asesor.

“Kami menerima seluruh masukan sebagai bahan perbaikan. Tantangan seperti pengelolaan sampah menuju sistem RDF/MRF, penguatan tata kelola keuangan daerah, integrasi sistem digital, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) akan menjadi prioritas utama untuk terus dibenahi,” tegasnya.

Ke depan, Pemkot Ambon akan mempercepat pembangunan sistem Satu Data Ambon agar seluruh layanan pemerintahan saling terhubung dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data secara akurat.

Untuk mendukung keberlanjutan program ini, Pemkot Ambon juga akan memperkuat kualitas SDM lewat kolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk Universitas Pattimura.

“Kami optimistis, dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Ambon akan semakin maju menjadi kota yang cerdas, kreatif, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tandasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapat Tambahan DAU dan DBH, Wali Kota Ambon Apresiasi Presiden Prabowo
Kemenkeu Kucurkan Rp653 Miliar Tambahan Dana untuk Maluku
Tindak Lanjuti UU Desa, Pemkot Ambon Perpanjang Masa Jabatan Raja dan Saniri Negeri
Ombudsman Maluku Evaluasi Pelayanan Publik di Kabupaten Buru
Pastikan Kualitas Gizi Siswa, Anggota DPR Alimudin Kolatlena Tinjau Distribusi MBG di MIN 1 Malteng
Pemkot Ambon Lanjutkan WFH, Wali Kota Jamin TPP dan Pelayanan Publik Tetap Aman
Wagub Vanath : Perputaran Uang di Maluku Berasal dari Tiga “Pohon” Utama
Bukti Komitmen Pelayanan Public, Kota Ambon Sabet Award Dukcapil Prima Kategori Perlinsos

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:16 WIT

Dapat Tambahan DAU dan DBH, Wali Kota Ambon Apresiasi Presiden Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIT

Kemenkeu Kucurkan Rp653 Miliar Tambahan Dana untuk Maluku

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:42 WIT

Tindak Lanjuti UU Desa, Pemkot Ambon Perpanjang Masa Jabatan Raja dan Saniri Negeri

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIT

Ombudsman Maluku Evaluasi Pelayanan Publik di Kabupaten Buru

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:23 WIT

Pastikan Kualitas Gizi Siswa, Anggota DPR Alimudin Kolatlena Tinjau Distribusi MBG di MIN 1 Malteng

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT