Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULA, HEADLINETIMUR.COM.— Masyarakat Negeri Lahema Kecamatan Wakate, sebuah desa di ujung timur Kabupaten Seram Bagian Timur, kembali mengalami krisis air bersih parah akibat kemarau panjang yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

Kondisi kekeringan ini memaksa warga setempat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar harian seperti memasak, minum, dan sanitasi. Pasokan air dari sumber-sumber lokal dilaporkan menyusut drastis hingga hampir mengering.

Menurut keterangan warga lokal, Zain R, krisis air bersih ini bukan pertama kalinya terjadi, melainkan bencana tahunan yang terus berulang setiap musim kemarau. Namun, penanganan dan perhatian dari publik dinilai masih sangat minim.

“Kekeringan ini bukan pertama kali kami rasakan. Setiap kemarau, air bersih selalu jadi masalah utama. Kami butuh solusi nyata dan bantuan mendesak dari pemerintah, bukan sekadar janji politik saat pemilu,” tulis Zain di dinding Facebooknya, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga :  Kapolres MBD Turun Tangan, Mediasi Pertikaian Warga di Tiakur Berakhir Damai

Masyarakat Negeri Lahema, kata Zain,
kini mendesak Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera mengambil langkah konkret.

“Warga berharap pemerintah memberikan bantuan tangki air bersih darurat serta membangun infrastruktur air minum jangka panjang agar krisis serupa tidak terus terulang,”pinta Zain. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Kamis, 24 September 2026 - 11:51 WIT

KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT