BULA, HEADLINETIMUR.COM.— Masyarakat Negeri Lahema Kecamatan Wakate, sebuah desa di ujung timur Kabupaten Seram Bagian Timur, kembali mengalami krisis air bersih parah akibat kemarau panjang yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa minggu terakhir.
Kondisi kekeringan ini memaksa warga setempat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar harian seperti memasak, minum, dan sanitasi. Pasokan air dari sumber-sumber lokal dilaporkan menyusut drastis hingga hampir mengering.
Menurut keterangan warga lokal, Zain R, krisis air bersih ini bukan pertama kalinya terjadi, melainkan bencana tahunan yang terus berulang setiap musim kemarau. Namun, penanganan dan perhatian dari publik dinilai masih sangat minim.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT

“Kekeringan ini bukan pertama kali kami rasakan. Setiap kemarau, air bersih selalu jadi masalah utama. Kami butuh solusi nyata dan bantuan mendesak dari pemerintah, bukan sekadar janji politik saat pemilu,” tulis Zain di dinding Facebooknya, Rabu (12/8/2026).
Masyarakat Negeri Lahema, kata Zain,
kini mendesak Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera mengambil langkah konkret.
“Warga berharap pemerintah memberikan bantuan tangki air bersih darurat serta membangun infrastruktur air minum jangka panjang agar krisis serupa tidak terus terulang,”pinta Zain. (HT-01)









