14,6 Ribu Hektare Hutan dan Lahan di Maluku Terbakar, Terluas Keenam di Indonesia

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON,HEADLINETIMUR.COM .
— Kementerian Kehutanan merilis data terbaru Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) per 20 Agustus 2026. Berdasarkan pemantauan tersebut, sepuluh provinsi di Indonesia tercatat mengalami dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terluas sepanjang musim kemarau tahun ini.

Provinsi Kalimantan Barat menempati posisi puncak wilayah terdampak paling parah dengan luas kebakaran mencapai 38.310,86 hektare. Posisi kedua disusul oleh Papua Selatan yang mencatatkan area terbakar seluas 25.838,53 hektare, diikuti Nusa Tenggara Timur di peringkat ketiga dengan 19.565,16 hektare, dan Nusa Tenggara Barat 17.406,46 hektare.

Maluku berada di posisi enam dengan luasan hutan dan lahan yanh terbakar 14.677,00 hektare. Disusul Jqwa Timur 10.835,28 hektare, Kalimantan Timur: 8.019,63 hektare, Kalimantan Selatan 7.634,46 hektare, dan Kepulauan Riau 5.760,90 hektare.

Terdeteksi 485 Titik Panas di Maluku

Khusus wilayah Maluku, Sipongi bersama Manggala Agni mendeteksi sebanyak 485 titik panas (hotspot) yang tersebar dengan tingkat kepercayaan (confidence level) bervariasi. Berdasarkan akumulasi data dari tiga instrumen satelit pemantau, mayoritas titik panas berada pada tingkat kepercayaan sedang (medium).

Satelit NASA-NOAA20 mendeteksi jumlah hotspot tertinggi, yaitu 256 titik. Rinciannya meliputi 6 titik tingkat kepercayaan rendah (low), 246 titik sedang (medium), dan 4 titik tinggi (high). Sementara itu, Satelit NASA-SNPP mencatat total 227 titik panas yang terdiri dari 16 titik berkepercayaan rendah dan 211 titik berkepercayaan sedang. Adapun Satelit NASA-TERRA/AQUA mendeteksi 2 titik panas yang seluruhnya berada pada tingkat kepercayaan sedang.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Potensi El Niño Sangat Kuat, Puncak Kemarau di Maluku Diprediksi September 2026

Empat titik panas berkejenuhan tinggi hasil pantauan Satelit NASA-NOAA20 menjadi prioritas utama pengecekan lapangan (groundcheck) oleh Tim Satgas Karhutla dan Manggala Agni guna mencegah timbulnya kobaran api yang lebih besar.

Pihak berwenang pun mengimbau seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di Maluku untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari praktik pembakaran lahan sembarangan, serta segera melaporkan jika menemukan potensi titik api di lingkungan sekitar. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku
BMKG: Potensi Kekeringan di Maluku Berlanjut Hingga Awal 2027
Dukung RUU Perubahan Iklim, Unpatti Sediakan Kajian Akademik untuk DPR RI
SiPongi⁺ Kemenhut Catat 485 Titik Panas di Wilayah Maluku
BMKG Deteksi 235 Titik Panas di Maluku, 15 Lokasi Mengalami Kebakaran Parah
DLHP Ambon Bersihkan TPS Liar Kebun Cengkeh, RT Diminta Pasang Imbauan Larangan
Atasi Sampah dari Sumbernya, Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi Lingkungan Berkelanjutan
Menakar Kedaulatan SDA Maluku: Dari Hak Masyarakat Adat Hingga Penegakan Hukum Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:36 WIT

Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku

Selasa, 1 September 2026 - 14:08 WIT

BMKG: Potensi Kekeringan di Maluku Berlanjut Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:38 WIT

Dukung RUU Perubahan Iklim, Unpatti Sediakan Kajian Akademik untuk DPR RI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:40 WIT

14,6 Ribu Hektare Hutan dan Lahan di Maluku Terbakar, Terluas Keenam di Indonesia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:57 WIT

SiPongi⁺ Kemenhut Catat 485 Titik Panas di Wilayah Maluku

Berita Terbaru

Prosesi penyerahan Pataka Kota Ambon oleh para jujare mongare kepada Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon yang digelar di Lapangan Merdeka, Senin (7/9/2026). (Foto : Diskominfo Kota Ambon)

Pemerintahan

HUT ke-451, Wali Kota Ajak Warga Jadikan Ambon Rumah Bersama

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:43 WIT