Ombudsman Soroti Pelayanan di RSUD dr. M. Haulussy, Obat Jangan Jadi Beban Keluarga Pasien

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, bersama Tim Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku melakukan pemantauan pelayanan publik di RSUD dr. M. Haulussy, Ambon, Maluku, pada Selasa (13/10/2026). Langkah ini dilakukan guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya terkait pemenuhan standar pelayanan serta hak-hak pasien.

Salah satu aspek utama yang menjadi perhatian serius dalam pemantauan tersebut adalah ketersediaan obat dan mekanisme pemenuhannya bagi pasien, agar tidak menimbulkan beban finansial tambahan bagi masyarakat.

Dalam peninjauannya, Robert menekankan pentingnya kejelasan mekanisme dan tanggung jawab rumah sakit apabila keluarga pasien terpaksa membeli obat di luar akibat kekosongan stok.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemenuhan kebutuhan obat tidak semestinya menjadi beban yang dialihkan kepada keluarga pasien tanpa kepastian penyelesaian,” tegas Robert.

Selain masalah persediaan obat, pemantauan juga menyoroti keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)—termasuk ketersediaan tenaga dokter—serta kelayakan sarana dan prasarana.

Kepastian hukum atas status aset tanah dan bangunan rumah sakit turut menjadi perhatian karena berdampak langsung pada keberlangsungan penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Sebagai rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Maluku, RSUD dr. M. Haulussy dinilai membutuhkan dukungan penuh serta komitmen kuat, baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Maluku.

“Rumah sakit ini merupakan rujukan bagi masyarakat di kabupaten/kota sekitar yang memerlukan perhatian optimal. Kami akan berikan perhatian khusus melalui pilot project sebagai model perbaikan agar masyarakat Maluku memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan optimal,” jelasnya.

Robert juga menegaskan bahwa hasil pemantauan serta masukan masyarakat harus dijadikan dasar evaluasi yang segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Kolaborasi antara penyelenggara pelayanan dan pemerintah daerah sangat krusial agar temuan di lapangan tidak berhenti pada tahap evaluasi semata, melainkan menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.

“Yang kita dorong adalah pelayanan kesehatan yang berkualitas, dipercaya masyarakat, serta sesuai dengan kebutuhan publik. Oleh karena itu, masukan harus diterima secara terbuka dan dijadikan pijakan utama perbaikan,” pungkas Robert. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Maluku Pastikan Status BPJS Kesehatan ASN Aman di Tengah Polemik TPG
Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
271 Kasus Stunting di Ambon Turun, Pemkot Targetkan 3 Persen Per Tahun
RSUD Haulussy Berbenah, Wagub Maluku Minta Warga Tetap Percaya
Pemkot Ambon Atasi Stunting Lewat Program PMT
Bangun RSUD, Pemkot Ambon Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Warga Miskin
Pemprov Maluku Perkuat Komitmen Imunisasi hingga Wilayah Terpencil
Pemkot Ambon Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Kejar Target Imunisasi Anak

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42 WIT

Ombudsman Soroti Pelayanan di RSUD dr. M. Haulussy, Obat Jangan Jadi Beban Keluarga Pasien

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:53 WIT

Pemprov Maluku Pastikan Status BPJS Kesehatan ASN Aman di Tengah Polemik TPG

Senin, 28 September 2026 - 20:39 WIT

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Rabu, 23 September 2026 - 22:46 WIT

271 Kasus Stunting di Ambon Turun, Pemkot Targetkan 3 Persen Per Tahun

Kamis, 10 September 2026 - 18:18 WIT

RSUD Haulussy Berbenah, Wagub Maluku Minta Warga Tetap Percaya

Berita Terbaru

Konferensi pers bertajuk Pansel Penyelenggara Pemilu Mandek, Integritas Pemilu Dipertaruhkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Kodifikasi Pemilu yang disiarkan melalui kanal YouTube Indonesia Corruption Watch (ICW), Minggu (25/10/2026). (Foto: Kanal Youtube Indonesia Corruption Watch (ICW).

Politik

Presiden Didesak Buka Nama Tim Seleksi Pansel KPU-Bawaslu

Minggu, 25 Okt 2026 - 20:51 WIT