PIRU, HEADLINETIMUR.COM. – Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat (SBB) bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah titik di Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (19/10/2026). Kapolres SBB, AKBP Refindo Pradikta Rulando, turun langsung ke lokasi memimpin pemadaman bersama tim gabungan.
Kebakaran pertama terdeteksi sekitar pukul 14.30 WIT di lahan samping SMK Negeri 8 SBB, Desa Eti. Api melalap area seluas kurang lebih dua hektare.
Lima menit berselang, AKBP Refindo bersama Wakapolres Kompol Pieter Fredy Matahelumual mengerahkan kendaraan Water Cannon milik Polres SBB untuk menyemprotkan air ke titik api, dibantu jajaran Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten SBB.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 18.00 WIT, titik api baru kembali muncul di kawasan belakang Desa Neniari dengan perkiraan luas lahan terbakar mencapai tiga hektare. Petugas Damkar dan warga setempat bahu-membahu melokalisasi pergerakan api agar tidak merembet ke pemukiman atau area yang lebih luas.
Kapolres SBB menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna memastikan titik-titik api dapat terkendali sepenuhnya. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menghentikan aktivitas yang memicu kebakaran, dan segera melapor jika melihat adanya titik api,” ujar Refindo.
Hingga saat ini, Polres SBB bersama instansi terkait masih terus bersiaga dan melakukan penyisiran di lokasi terdampak dengan tetap mengutamakan keselamatan personel maupun warga sekitar. (HT-01)









