Buka Festival Ketupat Telaga Kodok 2026, Sekda Maluku Ajak Rawat Hidup Orang Basudara

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, mewakili Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok Tahun 2026.

Acara yang berlangsung di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah ini digelar dalam suasana penuh kebersamaan pasca-perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sadali membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Gubernur menegaskan bahwa Festival Ketupat bukan sekadar agenda rutin keagamaan dan wisata.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, tradisi ini adalah simbol kuat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat hidup orang basudara yang diwariskan secara turun-temurun.

“Festival Ketupat merupakan bentuk sukacita masyarakat pasca-perayaan Iduladha. Di balik tradisi ini, terkandung nilai luhur seperti toleransi, gotong royong, solidaritas sosial, dan persatuan dalam keberagaman. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan Maluku,” ujar Sadali saat membacakan sambutan Gubernur.

Tahun ini, festival mengusung tema “Datang sebagai Tamu, Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Basudara: Satu Ketupat, Seribu Cerita”. Tema tersebut dinilai mencerminkan karakter masyarakat Maluku yang terbuka, ramah, serta menjunjung tinggi persaudaraan tanpa memandang perbedaan.

Baca Juga :  Sekda Maluku: Perempuan Bukan Pelengkap, Tapi Pilar Utama Pembangunan

Momen tahun 2026 ini juga menjadi tonggak istimewa karena menandai pelaksanaan festival yang kelima kalinya sejak pertama kali digelar pada 2022.

Berawal dari inisiatif warga untuk mempererat silaturahmi, Festival Ketupat kini bertransformasi menjadi ruang promosi budaya lokal dan potensi pariwisata daerah.

Pemerintah Provinsi Maluku pun memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Dusun Telaga Kodok, pemerintah negeri, para raja, tokoh adat, agama, pemuda, serta Pemkab Maluku Tengah yang telah berkolaborasi menyukseskan acara.

Pemprov berharap festival ini terus berkembang menjadi agenda wisata budaya unggulan yang mampu menarik wisatawan domestik hingga mancanegara.

“Perbedaan yang kita miliki bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang mempersatukan kita dalam membangun Maluku yang maju, inklusif, berdaya saing, dan sejahtera,” lanjut Sadali.

Baca Juga :  Saksikan Langsung Tradisi Lawa Pipi, Alimudin Kolatlena Ajak Pemerintah Beri Perhatian Khusus

Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanamkan semangat hidup orang basudara kepada generasi muda agar warisan luhur para leluhur tetap terjaga sepanjang masa.

Sebagai tanda resmi dibukanya festival, Sekda Maluku bersama sejumlah tokoh penting melakukan pemukulan tifa bersama. Setelah prosesi pembukaan, rombongan langsung meninjau stan festival untuk menikmati hidangan ketupat dan aneka sajian ikan khas setempat yang telah disiapkan warga.

Penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan partisipasi yang signifikan. Sebanyak 48 stan disiapkan dengan total 40.552 ketupat yang disajikan gratis kepada pengunjung—meningkat dari tahun lalu yang berkisar di angka 39 ribu ketupat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku Nita Bin Umar, Staf Ahli Bupati Maluku Tengah Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Zahlul Ikhsan, anggota DPRD Maluku Tengah Dian Ruhunussa, serta Raja Negeri Hitu Lama dan Raja Negeri Hitumesing. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat
Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII
HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon
Densus 88 Perluas Pencegahan Radikalisme di Ambon
Wawali Ely Toisutta Ajak Tokoh Agama Perkuat Deteksi Dini Potensi Konflik di Ambon
Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026
Perkuat Pembangunan Adil, Rumah Generasi Latih 10 Pokja Inklusi Ambon
Perdana di Lapas Wahai, 17 Warga Binaan Khatam Al-Qur’an

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:18 WIT

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:44 WIT

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII

Senin, 27 Juli 2026 - 21:52 WIT

HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:55 WIT

Densus 88 Perluas Pencegahan Radikalisme di Ambon

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:05 WIT

Wawali Ely Toisutta Ajak Tokoh Agama Perkuat Deteksi Dini Potensi Konflik di Ambon

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT

Sosial Kemasyarakan

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:18 WIT