AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura (FISIP Unpatti) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-67 di Auditorium Lantai 3 FISIP Unpatti, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang fakultas sekaligus memperkuat komitmen pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang unggul.
Rektor Unpatti, Prof. Fredy Leiwakabessy, dalam sambutannya menegaskan peran strategis FISIP dalam melahirkan pemikiran bagi pembangunan Maluku. Berbagai gagasan akademik telah lahir dari lingkungan kampus ini, mulai dari penguatan nilai pela gandong, pembangunan berbasis gugus pulau, hingga konektivitas laut dan pulau.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mendorong pencapaian akreditasi unggul, Rektor mengungkapkan bahwa tiga program studi di lingkungan FISIP kini telah diusulkan untuk mengikuti proses akreditasi internasional.
“Terdapat tiga kata kunci yang menjadi dasar dalam mempersiapkan akreditasi internasional, yakni digitalisasi, transformasi, dan internasionalisasi,” ujar Rektor.
Secara keseluruhan, Unpatti tengah mempersiapkan 18 program studi untuk asesmen akreditasi internasional yang dijadwalkan pada 22 hingga 26 November mendatang.
Di sisi lain, Rektor memaparkan bahwa FISIP mencatat lonjakan jumlah mahasiswa baru mencapai sekitar 618 orang pada tahun ini—salah satu capaian tertinggi di tingkat fakultas.
Guna mengimbangi perkembangan ini, ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antar-dosen serta mempercepat regenerasi dan pengembangan karier akademik, termasuk pengusulan jabatan profesor.
Sementara itu, Dekan FISIP Unpatti, Dr. Wahab Tuanaya, menyampaikan bahwa selama 67 tahun perjalanannya, FISIP telah menorehkan banyak capaian melalui kontribusi alumni, riset, dan karya akademik. Kendati demikian, penguatan kapasitas sumber daya dosen masih menjadi fokus utama.

Dari total 83 dosen di FISIP, sebanyak 11 orang telah menduduki jabatan Lektor Kepala, sementara sebagian besar lainnya masih berada pada jenjang Lektor dan Asisten Ahli.
“Pada momentum ini, saya mendorong para dosen agar lebih aktif dan berkomitmen mengembangkan jabatan akademiknya sesuai standar yang ditetapkan,” tegas Dekan.
Peningkatan kualifikasi ini dinilai krusial untuk memperkuat kelembagaan serta mutu akademik secara berkelanjutan.
Puncak peringatan Dies Natalis ke-67 ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Dekan didampingi Rektor, anggota senat, serta jajaran pimpinan fakultas sebagai wujud syukur, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (HT-01)









