AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Seorang nelayan asal Desa Kawa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), La Sandi (27), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan setelah sempat hilang kontak selama beberapa hari di perairan setempat.
Korban ditemukan dalam kondisi lemas pada Kamis (28/5/2026). Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban menuju Desa Kawa untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muhammad Arafah melalui Komandan Tim (Dantim) Operasi SAR SBB menjelaskan bahwa pada hari kedua pencarian, tim membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami membagi tiga SRU dan bergerak melakukan pencarian pada beberapa titik koordinat yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Pencarian yang dilakukan sejak pagi tersebut membuahkan hasil pada pukul 11.15 WIT. Korban ditemukan terombang-ambing di laut, sekitar ± 11,26 Nautical Mile dari Desa Kawa.
La Sandi diketahui hanyut selama empat hari akibat mesin motor tempel perahunya mengalami kerusakan.
Sebelumnya, korban dilaporkan pergi melaut pada 25 Mei sekitar pukul 10.00 WIT di sekitar perairan Desa Kawa. Karena tak kunjung kembali hingga 27 Mei, pihak keluarga melaporkan kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut ke Kantor SAR Ambon.
Operasi SAR hari pertama yang digelar kemarin sempat nihil, sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan pada pencarian hari kedua.
Operasi penyelamatan ini melibatkan Basarnas Ambon, Polairud Polda Maluku, Babinsa, kelompok nelayan SBB, serta masyarakat dan keluarga korban
Adapun Alat Utama (Alut) SAR yang dikerahkan dalam operasi ini meliputi Rescuer Car, Rubber Boat, dan Longboat. Selama proses evakuasi, cuaca di lapangan dilaporkan mengalami hujan ringan dengan angin bertiup dari utara ke barat pada kecepatan 11 Knots, serta tinggi gelombang mencapai 0,5 meter.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing. (HT-01)









