Buka Persiapan Operasional IPR Gunung Botak, Bupati Buru Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM  –
Pemerintah Kabupaten Buru kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperjuangkan legalitas ekonomi berbasis kerakyatan.

Bertempat di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Gunung Botak, Kecamatan Waelata, Bupati Buru secara resmi membuka kegiatan Persiapan Operasional Izin Pertambangan Rakyat (IPR) pada Selasa (9/6/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buru, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan dari 10 koperasi pengelola, serta para tokoh agama dan tokoh adat setempat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Buru Ikram Umasugi, mengatakan kehadiran berbagai elemen penting ini menjadi bukti kuat adanya kesepahaman kolektif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga legislatif, dan pemangku adat dalam mengawal perubahan besar di Gunung Botak.

Baca Juga :  Hilang Tiga Hari, Nelayan Buru Ditemukan Meninggal 56 Mil dari Lokasi Awal

Menurut Bupati, momentum ini menandai langkah konkret transformasi Gunung Botak dari aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) menuju tata kelola pertambangan rakyat yang legal, tertib, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Buru menegaskan bahwa legalitas ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan upaya menghadirkan kepastian hukum, perlindungan bagi penambang, serta peningkatan manfaat ekonomi yang berkeadilan,”ujar Bupati.

Bupati Ikram juga membeberkan jalur diplomasi dan negosiasi intensif yang telah ditempuh bersama Gubernur Maluku.

“Langkah tersebut diambil untuk menjembatani regulasi di tingkat provinsi dengan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Buru yang selama ini menggantungkan hidupnya pada sektor pertambangan rakyat,”jelasnya.

Ada dua poin krusial yang menjadi penegasan Bupati dalam pembukaan persiapan operasional IPR tersebut.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Wulur Kompak Tolak Program Konservasi DKP-Blue Alliance

Pertama, Bupati menginstruksikan secara tegas agar 10 koperasi yang terlibat mengutamakan masyarakat Buru, sebagai tenaga kerja utama dalam operasional pertambangan rakyat.

Kedua, mengingat tahapan yang berjalan saat ini masih berada pada fase persiapan operasional, Bupati meminta pemerintah daerah bersama DPRD dan Forkopimda untuk mengawal ketat seluruh proses pemenuhan dokumen. Hal ini dilakukan agar legalitas yang diperjuangkan dapat segera terwujud seutuhnya.

Melalui langkah progresif ini, Pemerintah Kabupaten Buru berharap Gunung Botak tidak lagi menjadi simbol konflik dan ketidakpastian.

“Sebaliknya, wilayah ini ditargetkan menjadi contoh sukses bagaimana sumber daya alam dapat dikelola secara sah, aman, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Bupolo,”pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Kamis, 24 September 2026 - 11:51 WIT

KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT