AMBON, HEADLINETIMUR.COM Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon kembali perkuat komitmen jaga keamanan dan ketertiban melalui penggeledahan blok hunian bersama Polsek Baguala, Selasa (2/6).
Pada penggeledahan tersebut, tidak ditemukan barang terlarang maupun benda yang berpotensi timbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan yang berlangsung di wisma hunian LPKA Ambon diawali dengan apel bersama yang dipimpin Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin (Wasgakin), Safah. Apel diikuti jajaran Seksi Wasgakin, personel Polsek Baguala, serta peserta magang yang turut terlibat dalam kegiatan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Safah menegaskan bahwa penggeledahan merupakan langkah deteksi dini yang rutin dilakukan untuk memastikan lingkungan pembinaan tetap terbebas dari barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini yang secara konsisten kami lakukan. Kami ingin memastikan lingkungan pembinaan tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga proses pembinaan terhadap Anak Binaan dapat berjalan secara optimal,” ujar Safah, melalui keterangan resminya, kemarin.
Usai apel, petugas gabungan lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar hunian dan barang milik Anak Binaan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap hak-hak anak.
Bhabinkamtibmas Polsek Baguala, Mario Tio, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara LPKA Ambon dan Polsek Baguala dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pembinaan.
“Kami mendukung penuh langkah-langkah preventif yang dilakukan LPKA Ambon. Sinergi seperti ini penting untuk memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif bagi seluruh penghuni maupun petugas,” ungkap Mario Tio.
Kepala LPKA Ambon, Manuel Yenusi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan pihak Polsek Baguala yang telah berkolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan LPKA.
“Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pembinaan. Karena itu, kami terus memperkuat deteksi dini melalui pengawasan yang terukur dan sinergi dengan aparat penegak hukum. Hasil nihil yang diperoleh menjadi indikator bahwa upaya pengawasan berjalan dengan baik dan harus terus dipertahankan,” tegas Manuel Yenusi.
Melalui kegiatan ini, LPKA Ambon ciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan tertib sebagai wujud implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam penguatan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. (HT-01)









