Renovasi Telan Miliaran Rupiah, Rumdis Wali Kota Ambon Tunggak Tagihan Air Ratusan Juta

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak bagian depan rumah dinas Wali Kota Ambon di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Foto ini diambil pada 14 Mei 2022. Foto : Kompas.com

Tampak bagian depan rumah dinas Wali Kota Ambon di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Foto ini diambil pada 14 Mei 2022. Foto : Kompas.com

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Di tengah proyek renovasi interior Rumah Dinas (Rumdis) Wali Kota Ambon yang menelan anggaran fantastis sekitar Rp3 miliar, muncul isu tak sedap terkait kewajiban rutin operasional hunian tersebut. Rumah dinas yang sempat ditempati Bodewin Wattimena itu diduga menunggak tagihan air hingga ratusan juta rupiah.

Proyek renovasi interior tersebut diketahui bersumber dari alokasi anggaran tahun 2024 yang proses tendernya dilakukan pada September 2023 lalu.

Namun, di balik kemewahan fasilitas yang diperbarui, beban utang pelayanan air justru dikabarkan menumpuk bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penelusuran di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa tunggakan air di kediaman dinas wali kota sudah menjadi rahasia umum di kalangan birokrasi Balai Kota.

“Diduga tunggakan itu sudah berjalan sekitar 3 hingga 5 tahun. Jika diestimasi, total tagihan yang belum dibayar kemungkinan besar mencapai lebih dari Rp300 juta,” ungkap sumber tersebut.

Baca Juga :  ASDP Ambon: Hingga H+2 Lebaran, 102 Ribu Penumpang Seberangi Lintasan Hunimua-Waipirit

Sumber itu membeberkan bahwa ketidakpatuhan pembayaran diduga bermula sejak akhir masa pemerintahan Wali Kota Richard Louhenapessy pada 2021, dan berlanjut hingga masa kepemimpinan Bodewin Wattimena sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota sejak 2022.

Kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi pengelolaan anggaran rumah tangga wali kota. Pasalnya, setiap tahun anggaran pemerintah selalu melalui proses audit resmi.

“Aneh jika bisa menunggak 3-5 tahun tanpa terdeteksi. Logikanya, jika tidak dibayar, pasti menjadi temuan audit. Pertanyaannya, selama ini kuitansi pelunasan tahunan itu datang dari mana?” cecarnya.

Isu ini kembali menghangat saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan intensif di Pemkot Ambon beberapa bulan lalu.

Menurut sumber, sempat ada perbincangan di Bagian Umum untuk segera menganggarkan pelunasan tunggakan tersebut pada tahun 2026 mendatang.

“Ini indikasi kuat bahwa dugaan tunggakan itu benar adanya. Mengapa harus nunggak bertahun-tahun padahal anggarannya pasti dialokasikan setiap tahun?” tambahnya.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Kenaikan Air Laut, Sejumlah Desa di SBT Terendam Banjir Rob

Meski terjadi di kediaman dinas, sumber tersebut menilai masalah ini tidak bisa langsung ditimpakan kepada Bodewin Wattimena secara pribadi.

Sebagai kepala daerah, tanggung jawab teknis terkait urusan rumah tangga dinas berada di bawah kendali administratif sekretariat.

“Wali Kota tidak mungkin mengurusi hal teknis seperti tagihan air setiap tahun. Ada Sekretaris Kota (Sekkot), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Bagian Umum yang bertanggung jawab. Diduga, laporan yang masuk ke Wali Kota seolah-olah semua sudah beres, padahal faktanya berbanding terbalik,” jelasnya.

Menurut sumber, aecara regulasi, tunggakan air rumah dinas dikategorikan sebagai utang atau kewajiban daerah yang wajib diselesaikan. Jika dibiarkan, persoalan ini dapat berkembang menjadi temuan ketidakpatuhan.

Lebih jauh lagi, hal ini berpotensi menjadi temuan “Tuntutan Ganti Rugi” (TGR) jika terbukti ada kerugian kas daerah akibat denda keterlambatan yang disengaja atau penyalahgunaan anggaran yang seharusnya digunakan untuk pembayaran tersebut. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Hilang Arah Akibat Kabut, Nelayan Asal Aru Berhasil Pulang Selamat
Gubernur dan Forkopimda Maluku Tinjau Lokasi Groundbreaking Blok Masela
Krisis Air Bersih Melanda Bula, Polres SBT Gerak Cepat Kerahkan AWC
BNPB dan Alimudin Kolatlena Pastikan Ratusan Rumah Pengungsi Kariuw-Masihulan Segera Dibangun
Kemarau Mulai Melanda, Polres SBT Salurkan Air Bersih untuk Warga Bula
Lima Tahun Tinggal di Gubuk Sempit, Rumah Keluarga Bahrum di Bula Dibedah Polisi
Aksi Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Anggota Polri dan TNI AU Gugur di Pantai Nirun Malra
Operasi SAR Dihentikan, Bupati MBD Ajak Doakan Korban dan Keluarga

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:54 WIT

Sempat Hilang Arah Akibat Kabut, Nelayan Asal Aru Berhasil Pulang Selamat

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:18 WIT

Krisis Air Bersih Melanda Bula, Polres SBT Gerak Cepat Kerahkan AWC

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:57 WIT

BNPB dan Alimudin Kolatlena Pastikan Ratusan Rumah Pengungsi Kariuw-Masihulan Segera Dibangun

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:01 WIT

Kemarau Mulai Melanda, Polres SBT Salurkan Air Bersih untuk Warga Bula

Senin, 22 Juni 2026 - 17:29 WIT

Lima Tahun Tinggal di Gubuk Sempit, Rumah Keluarga Bahrum di Bula Dibedah Polisi

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakan

Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 21:24 WIT

Opini

Hari Raya itu Bernama Piala Dunia

Senin, 29 Jun 2026 - 21:03 WIT