Seleksi Sekkot Ambon Transparan, Wali Kota : Jangan Coba Tekan Lewat ‘Tangan Lain’

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 17:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) atau Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Demi mendapatkan figur terbaik, Pemerintah Kota Ambon memastikan proses seleksi berjalan transparan dengan mengedepankan sistem merit.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, secara tegas mengingatkan kepada empat calon Sekkot yang kini tengah bersaing agar menunjukkan kualitas diri secara langsung.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memperingatkan dengan keras agar tidak ada kandidat yang mencoba menggunakan intervensi pihak luar untuk memuluskan jalannya.

“Hindari menggunakan tangan-tangan orang lain untuk menekan Wali Kota. Karena kalau itu terjadi, maka itulah orang pertama yang pasti tidak menjadi Sekretaris Kota Ambon,” tegas Bodewin pada pembukaan seleksi, Senin (27/4/2026).

“Saya mengingatkan ini supaya kita berjalan dalam bingkai yang benar,”tambahnya.

Lebih lanjut, Bodewin menjelaskan bahwa Sekda adalah motor penggerak birokrasi sekaligus kepanjangan tangan kepala daerah dalam merealisasikan berbagai program.

Oleh karena itu, jabatan ini mutlak harus diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkompeten, loyal, betul-betul memahami tanggung jawab, dan memenuhi syarat sesuai perundang-undangan.

Baca Juga :  Dinilai Mumpuni, Aliansi Peduli Lingkungan Dukung Robert Sapulette Jadi Sekkot Ambon

“Bagi kami, melalui proses yang dilakukan dengan baik dan transparan, paling tidak harapan untuk mendapatkan sosok Sekkot yang kompeten dan mampu melaksanakan tugas itu dapat kita peroleh,” ujarnya.

Pemkot Ambon, lanjut Bodewin, sangat menitikberatkan pada pendekatan sistem merit dan meritokrasi birokrasi guna memastikan figur yang terpilih tepat berada pada posisinya.

Ia menyadari bahwa mencari sosok dengan dedikasi dan prestasi bukanlah hal yang mudah. Jika salah penempatan, upaya Pemkot Ambon dalam meningkatkan kinerja dan mewujudkan visi-misi daerah bisa terhambat.

Disiarkan Langsung demi Transparansi Publik

Meski kesempatan awalnya dibuka seluas-luasnya bagi seluruh ASN yang memenuhi syarat, hanya empat orang yang mendaftar dan kini tengah menjalani tahapan seleksi lanjutan oleh Panitia Seleksi (Pansel).

Saat ini, proses seleksi telah mengerucut pada empat figur terbaik yang berhasil lolos tahapan administrasi dan tes kesehatan.

Baca Juga :  Ombudsman Maluku Terima 852 Laporan Selama 2025, Pemda Jadi Instansi Terbanyak Diadukan

Mereka adalah Apries Gaspersz (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan), Stevend Dominggus (Kepala Badan Kepegawaian Daerah), Robby Sapulette (Plt. Sekkot Ambon), dan Richard Luhukay (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga).

Mengingat tingginya perhatian publik terhadap seleksi ini, Bodewin menyadari adanya dinamika dukung-mendukung di tengah masyarakat.

“Kalau dukungan itu memberikan gambaran positif tentang figur yang ada, itu bisa memberikan nilai tambah bagi Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memutuskan. Tapi kalau hal itu dilakukan untuk menjatuhkan, itu keliru,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi, Pemkot Ambon memutuskan untuk menyiarkan tahapan penyampaian makalah secara langsung (live).

Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat melihat langsung prosesnya, meski tetap berjalan sesuai mekanisme dan prosedur seleksi.

“Saya berharap kepada keempat calon Sekretaris Daerah Kota Ambon untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Tunjukkan kualitas saudara-saudara di hadapan Panitia Seleksi dan publik, hingga pada akhirnya menyampaikan komitmen di hadapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” pungkas Bodewin. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tamaela: DPRD Ambon Anti Korupsi
Wali Kota Ambon: Pendampingan KPK Kunci Wujudkan Pemerintahan Bersih
Semangati 4 Kandidat Sekkot, Wali Kota Ambon: Jangan Main Fitnah dan Timses
Realisasi APBD Maluku Triwulan I 2026 Tembus Peringkat 9 Nasional
Berpengalaman dan Teruji, Robby Sapulette Layak Jadi Sekkot Ambon
Buka Musrenbang 2026, Gubernur Maluku Tekankan Penyelarasan Kebijakan dan Program
Bupati SBB: RKPD 2027 Harus Implementatif
Diskominfo Maluku Percepat Integrasi Satu Data Daerah

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:08 WIT

Wali Kota Ambon: Pendampingan KPK Kunci Wujudkan Pemerintahan Bersih

Senin, 27 April 2026 - 17:03 WIT

Seleksi Sekkot Ambon Transparan, Wali Kota : Jangan Coba Tekan Lewat ‘Tangan Lain’

Rabu, 22 April 2026 - 21:32 WIT

Semangati 4 Kandidat Sekkot, Wali Kota Ambon: Jangan Main Fitnah dan Timses

Senin, 20 April 2026 - 20:42 WIT

Realisasi APBD Maluku Triwulan I 2026 Tembus Peringkat 9 Nasional

Senin, 20 April 2026 - 16:59 WIT

Berpengalaman dan Teruji, Robby Sapulette Layak Jadi Sekkot Ambon

Berita Terbaru

Pendidikan

Motivasi Siswa SMA Siwalima, Wagub: Bermimpilah Jadi Presiden!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:09 WIT

Hukum & Kriminal

Tim Tabur Kejari Buru Tangkap Buron Kasus Asusila

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:54 WIT

Pendidikan

Pemda SBT Fokus Mutu SDM, Wamen Dikti Siapkan Beasiswa S3

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:48 WIT