AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bakal mencetak sawah seluas 1.454 Hektare di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kabupaten Maluku Tengah. Penggarapan sawah ini diklaim sebagai upaya menjaga kedaulatan pangan.
Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwinarto, menghadiri langsung penandatanganan Kontrak Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 bersama Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian di Ballroom Hotel The Margo, Depok, Rabu (13/5/2026).
Dalam kontrak tersebut, Kodam XV/Pattimura dipercaya untuk menggarap lahan seluas 1.454 hektar yang tersebar di 11 titik.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kabupaten Seram Bagian Timur mendapat alokasi terbesar seluas 1.362 hektar yang tersebar di 9 desa. Sedangkan Kabupaten Maluku Tengah mencakup lahan seluas 92 hektar di 2 desa.
Mayjen TNI Dodi Triwinarto menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program cetak sawah ini adalah bentuk pengabdian tulus untuk mendongkrak kesejahteraan petani dan masyarakat lokal.
TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan urusan pangan rakyat terjamin dan roda ekonomi desa bergerak maju.
“Program cetak sawah ini bukan sekadar proyek konstruksi, melainkan janji kami untuk hadir di tengah kesulitan rakyat. Kami ingin memastikan tanah Maluku yang subur ini memberikan manfaat nyata. TNI akan mengawal proses ini dengan penuh integritas agar setiap jengkal tanah yang dicetak mampu melahirkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di Bumi Raja-Raja,” ujar Pangdam.
Kegiatan yang berlangsung produktif dari pagi hingga malam hari tersebut juga dihadiri oleh Bupati Maluku Tengah serta jajaran pejabat Kodam XV/Pattimura.
Prosesi penandatanganan diawali dengan pengarahan dari Irjen Kementerian Pertanian, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam menghadapi tantangan krisis pangan global. (HT-01)









