BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Maluku

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gelombang tinggi. Pexels/Dane Amacher

Ilustrasi gelombang tinggi. Pexels/Dane Amacher

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang diprediksi melanda sejumlah wilayah perairan di Maluku.

Peringatan ini berlaku mulai Senin, 11 Mei 2026, pukul 09.00 WIT hingga Kamis, 14 Mei 2026, pukul 09.00 WIT.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Priscellia Tati Bernard, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh pola angin di wilayah Maluku yang secara umum bergerak dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan rata-rata 6 hingga 20 knot.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kecepatan angin tertinggi mencapai lebih dari 20 knot berpeluang terjadi di beberapa titik, seperti Perairan Pulau Buru, Seram Bagian Timur, hingga Laut Arafuru. Hal ini berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah-wilayah tersebut,” ujar Priscellia melalui rilis resmi, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga :  Wali Kota Ambon Dukung Langkah Korban Longsor BTN Gadihu Polisikan Pengembang

BMKG memprediksi gelombang dengan ketinggian 1.25 hingga 2.5 meter berpeluang terjadi di wilayah-wilayah berikut.

Sektor Pulau Buru: Perairan Utara dan Selatan P. Buru, Sektor Kepulauan: Perairan Kepulauan Kai, Perairan Utara dan Selatan Kepulauan Aru, Perairan Barat dan Timur Kepulauan Tanimbar, Babar, serta Sermata – Leti di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Wilayah Perairan Lain di perairan Wetar, Laut Banda, serta Laut Arafuru bagian tengah dan barat.

Baca Juga :  Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Mengingat potensi risiko yang ada, BMKG menghimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, untuk memperhatikan risiko keselamatan pelayaran.

Perahu nelayan tetap waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1.25 m.

Sedangkan kapal tongkang waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1.5 m.

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta untuk tetap waspada dan terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT