Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Rutan Ambon Tanam Mangrove

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Hiti Hala-Hala, Negeri Passo, Kota Ambon, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini merupakan bentuk dukungan nyata Rutan Ambon terhadap pelestarian kawasan pesisir dan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan pegawai. Dengan penuh semangat, para peserta menanam bibit mangrove di sepanjang pesisir sebagai langkah nyata menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kualitas kawasan pantai.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilihan mangrove sebagai tanaman yang ditanam bukan tanpa alasan. Selain berfungsi menahan abrasi dan meredam gelombang laut, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota, membantu menjaga kualitas perairan, serta berperan dalam penyerapan karbon yang mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Baca Juga :  Penanganan Terukur, Kapolda-Kasum TNI Pantau Udara Tambang Ilegal Gunung Botak

Plt. Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran melalui aksi nyata yang memberikan manfaat jangka panjang.

Menurut Jefry, Mangrove memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan kawasan pesisir sehingga pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif sekaligus menginspirasi masyarakat untuk turut menjaga alam,” ujar Jefry.

Ia menambahkan, upaya menjaga kelestarian alam memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat dan harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam pohon dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN/eks LIPI) Ambon, Robert, yang memberikan arahan teknis selama proses penanaman berlangsung. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan yang diinisiasi oleh Rutan Ambon.

Baca Juga :  Hadapi Krisis Bumi, Sekda Maluku Ajak Warga Lakukan 'Pertobatan Ekologi'

“Keberadaan mangrove sangat penting karena mampu menjaga stabilitas kawasan pantai dan mendukung keberlangsungan ekosistem pesisir. Karena itu, upaya pelestarian melalui penanaman mangrove perlu terus dilakukan secara berkelanjutan,” kata Robert.

Sementara itu, salah seorang warga Negeri Passo, Ence, menyambut baik aksi penanaman mangrove ini. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.

“Kami berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan melalui kegiatan ini. Semoga bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang,” ungkap Ence.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, sehingga kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan pesisir semakin meningkat. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi El Niño Sangat Kuat, Puncak Kemarau di Maluku Diprediksi September 2026
Limbah Kos Dibuang ke Drainase, Wali Kota Ambon Ancam Beri Sanksi Tegas
Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla
Menjaga Ekosistem Pesisir Maluku: Komunitas Lintas Wilayah Perkuat Kolaborasi Pemulihan Terumbu Karang
Dukung Program Lingkungan, Pemkot Ambon Tanam Pohon Gadihu di Tujuh Lokasi
Hadapi Krisis Bumi, Sekda Maluku Ajak Warga Lakukan ‘Pertobatan Ekologi’
Gandeng Kampus Australia dan Lokal, Pemkot Ambon Cari Solusi Inovatif Kelola Sampah Plastik
Selamatkan Selat Buano, Sasi dan Kerja Kolaboratif Mulai Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIT

BMKG Peringatkan Potensi El Niño Sangat Kuat, Puncak Kemarau di Maluku Diprediksi September 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:26 WIT

Limbah Kos Dibuang ke Drainase, Wali Kota Ambon Ancam Beri Sanksi Tegas

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:46 WIT

Menjaga Ekosistem Pesisir Maluku: Komunitas Lintas Wilayah Perkuat Kolaborasi Pemulihan Terumbu Karang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:07 WIT

Dukung Program Lingkungan, Pemkot Ambon Tanam Pohon Gadihu di Tujuh Lokasi

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT