AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam memperjuangkan percepatan infrastruktur wilayah terus menunjukkan hasil signifikan.
Melalui sinergi intensif antara Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dengan Kementerian Pekerjaan Umum yang dieksekusi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, alokasi anggaran pembangunan jalan lewat Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di wilayah ini kini menembus angka Rp225,22 miliar.
Realisasi program strategis ini terbagi dalam dua tahap utama. Saat ini, sebanyak 4 ruas jalan dengan total nilai Rp54,96 miliar telah dan sedang dalam proses pengerjaan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, 4 paket prioritas berikutnya dengan anggaran mencapai Rp170,26 miliar dijadwalkan masuk tahap kontrak pada tahun 2026 ini.
Pembangunan infrastruktur jalan ini mencakup sejumlah kawasan vital, mulai dari Saparua, Seram Utara, Seram Utara Timur Seti, Seram Utara Timur Kobi, Teon Nila Serua (TNS), hingga Kepulauan Banda.
“Jalur-jalur tersebut merupakan akses krusial yang menopang sektor pertanian, perkebunan, perikanan, konektivitas logistik, serta pengembangan pariwisata nasional di Banda Neira,” kata Bupati Zulkarnain.
Menurut Bupati, kolaborasi erat antara Pemkab Maluku Tengah dan BPJN Maluku ini sekaligus pembuktian bahwa keterbatasan fiskal atau anggaran daerah tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan pemerataan pembangunan.
“Dengan dukungan kuat dari pemerintah pusat, penguatan konektivitas antarwilayah ini diharapkan mampu memangkas biaya logistik, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah secara berkelanjutan,” pungkasnya. (HT-01)









