JAKARTA, HEADLINETIMUR.COM — Di tengah komitmen menghadirkan hunian yang aman dan nyaman bagi masyarakat, langkah taktis terus ditempuh Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri, bersama Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) SBT, Mustafa Kurwaka, dan Tenaga Ahli Bupati, Ahmad Mony, mendatangi langsung Kementerian PKP di Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Langkah proaktif ini mendapat sambutan hangat dari Direktur Jenderal Kawasan Pemukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur, dalam pertemuan strategis di Lantai 14 Gedung BUMN. Sinergi pusat dan daerah ini turut dihadiri oleh Plh Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Maluku, Refi Latuamury, guna merumuskan solusi konkret penataan kawasan permukiman di SBT.
Pertemuan tersebut membuahkan kabar baik bagi masyarakat SBT. Melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2026, Kementerian PKP mengalokasikan kuota sebanyak 500 unit pembangunan rumah layak huni bagi kabupaten berjuluk Ita Wotu Nusa ini.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan ini menjadi angin segar dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan taraf hidup warga melalui penyediaan infrastruktur dasar yang layak.

Sebagai bentuk komitmen transparansi dan ketepatan sasaran, progres penyaluran bantuan saat ini terus berjalan secara sistematis. Sebanyak 218 Kepala Keluarga (KK) telah mengantongi Surat Keputusan (SK) dan kini tahap konstruksi fisik rumah mereka tengah berlangsung.
Sementara itu, proses verifikasi ketat juga tengah diselesaikan bagi 184 KK agar segera menyusul menerima SK. Adapun sisa 88 KK lainnya dalam waktu dekat akan melalui proses verifikasi ulang guna memastikan bantuan benar-benar jatuh ke tangan warga yang paling berhak dan membutuhkan.
Optimisme Sisa Waktu Tiga Bulan
Menyadari pentingnya momentum ini, Bupati Fachri Husni Alkatiri menegaskan bahwa jajarannya siap bekerja ekstra keras menuntaskan seluruh target pembangunan yang tersisa pada tahun ini.
“Sisa waktu tiga bulan ke depan ini akan kita maksimalkan untuk terus memperkuat koordinasi, update dan verifikasi data, serta implementasi lanjutan program yang belum memenuhi target,” ujar Bupati Fachri dengan penuh optimisme.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat antara Pemkab SBT, Kementerian PKP, dan Balai Pelaksana di daerah, asa ribuan jiwa di Seram Bagian Timur untuk memiliki rumah yang sehat, layak, dan bermartabat kini semakin dekat menjadi kenyataan. (HT-01)








