Dua Tahun Jalan Lumpuh Akibat Longsor, Warga Oma-Wassu Turun Tangan

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Dua tahun membiarkan akses jalan terbengkalai akibat longsor tanpa penanganan pemerintah, warga Negeri Oma dan Wassu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, akhirnya memilih turun tangan secara mandiri.

Dengan peralatan seadanya, warga dari kedua negeri tetangga tersebut menggelar aksi gotong royong membersihkan material bebatuan besar di kawasan Tope pada Jumat (31/7/2026).

Salah satu warga Oma, Eddy Huamahu, mengungkapkan bahwa akses jalan utama yang menghubungkan Negeri Oma dan Wassu tidak dapat berfungsi optimal sejak longsor terjadi hampir dua tahun lalu.

Hingga kini, belum ada respons nyata dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah maupun Pemerintah Provinsi Maluku.

“Akses jalan terputus total dan sangat menyulitkan mobilitas masyarakat yang melintas di ruas ini,” ujar Eddy di akun Facebooknya.

Merasa tidak bisa terus bergantung pada janji, aksi kebersamaan ini digerakkan oleh Pemerintah Negeri Oma dan Wassu, Saniri Negeri, Majelis Jemaat, serta seluruh elemen masyarakat setempat.

Baca Juga :  Mata Garuda LPDP Gandeng Tenaga Ahli Menteri ESDM, Bedah Strategi Percepatan Blok Masela

Tanpa alat berat, warga memecahkan bebatuan besar menggunakan betel dan palu secara bertahap agar jalan tersebut bisa kembali dilalui kendaraan.

Warga berharap, aksi gotong royong ini menjadi teguran terbuka bagi pemerintah daerah untuk segera hadir dan mengambil langkah konkret.

“Terima kasih atas semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun. Namun, kami tetap mengetuk hati Pemkab Maluku Tengah dan Pemprov Maluku untuk peduli pada masyarakat di wilayah ini. Negara harus hadir memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya,” tegasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih
Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”
Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri
Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan
Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air
Terima Kwarda Maluku, Gubernur HL Komit Sukseskan Jamnas dan Dukung Penuh Musda
DPD PKS SBT Lanjutkan Distribusi Air Bersih Bagi Warga Bula
Jamin Keamanan Investasi, Sekda Maluku Tegaskan Lahan Hilirisasi Ubi Kayu Bursel Harus Bebas Sengketa

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIT

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:52 WIT

Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:11 WIT

Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:25 WIT

Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIT

Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT