AMBON, HEADLINETIMUR.COM– Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin, menggelar reses ke Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, guna menyerap aspirasi petani setempat.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan pasokan hasil pertanian dan hortikultura di Kota Ambon melalui penguatan kebijakan serta Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mendatangi warga di Dusun Karanjang, Talaga Pangi, Air Ali, dan Taeno Atas, Desa Rumah Tiga. Kunjungan ini bertujuannya untuk mendengar serta menyerap langsung aspirasi dari tingkat bawah.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Di hadapan warga, Rovik menjelaskan bahwa kondisi perekonomian nasional saat ini berdampak pada kebijakan pemberdayaan serta pembangunan infrastruktur pertanian.
Kendati demikian, Rovik tidak datang dengan tangan kosong. Ia menyerahkan bantuan bibit tanaman secara langsung kepada para petani di Dusun Karanjang.
“Situasi nasional saat ini memang menuntut kita untuk saling bersabar. Masalah ini bukan hanya terjadi di Maluku, melainkan di hampir seluruh daerah. Namun, beberapa program yang diusulkan tahun lalu sudah ditindaklanjuti dan manfaatnya mulai dirasakan warga. Hari ini saya datang untuk melaporkan apa saja yang sudah dikerjakan, sekaligus mendengar kembali masukan dari bapak dan ibu sekalian,” ujar Rovik.
Dalam pertemuan tersebut, warga Dusun Karanjang mengeluhkan masalah pengairan. Sebagai masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian, pasokan air yang stabil menjadi kebutuhan mendesak, terlebih dengan hadirnya cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang memicu kekeringan di Maluku.
“Insya Allah, keluhan terkait air ini akan saya tindak lanjuti. Dampak El Nino memang dirasakan oleh seluruh masyarakat Maluku dan ini menjadi catatan penting bagi saya. Mari kita bersama-sama berikhtiar agar kebutuhan air untuk pertanian bisa teratasi dengan baik,” lanjutnya.

Usai dari Dusun Karanjang, Rovik melanjutkan kegiatannya dengan menemui ratusan warga di Dusun Talaga Pangi. Kehadirannya disambut hangat oleh warga setempat.
Bagi masyarakat sekitar, Rovik bukan sosok asing dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Selain memberikan penjelasan terkait berbagai masukan warga, Rovik juga menanggapi penantian masyarakat mengenai pembangunan Balai Pertemuan Dusun Talaga Pangi yang terkendala status lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Rovik menyatakan siap mendampingi warga berkoordinasi dengan Pemkot Ambon, sekaligus menyumbangkan 60 sak semen untuk mendukung pembangunan tersebut.
“Soal lahan Pemkot, saya bersama Pak Taha Abubakar selaku wakil rakyat di level Kota Ambon akan berkoordinasi. Proposal bantuan yang sudah masuk di Kesra Pemprov silakan dikawal panitia. Jika ada kendala, segera hubungi saya. Saya ingin mengawal proses ini sejak awal agar tidak ada klaim dari pihak lain atas kerja keras yang kita lakukan bersama,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Rovik meresmikan fasilitas air bersih yang merupakan hasil perjuangan Pokir DPRD tahun sebelumnya untuk warga Dusun Talaga Pangi.
Sementara itu, saat berkunjung ke Dusun Taeno Atas, Rovik menerima banyak masukan terkait perbaikan sarana transportasi vital. Warga mendesak agar jalan di kawasan Taeno Atas yang mengalami rusak parah segera diperbaiki.
Menanggapi hal tersebut, Rovik mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Meski demikian, ia berkomitmen berkoordinasi dengan Wali Kota Ambon untuk mencari solusi bersama.
Rovik menjelaskan bahwa akses jalan yang menghubungkan Taeno, Desa Wakal, dan Kota Ambon sebagian berstatus jalan kota, sedangkan kawasan pemukiman yang menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Maluku akan diusulkan masuk dalam APBD Perubahan atau APBD Murni.
“Persoalan jalan ini sangat krusial, terutama untuk mobilitas hasil pertanian, kebutuhan barang warga, hingga keselamatan masyarakat. Saya akan berkoordinasi dengan Wali Kota Ambon agar Pemkot dapat mengerjakan dari bawah, dan saya menyelesaikan bagian di dalam kampung,” jelas Rovik yang disambut tepuk tangan warga.
Rovik menegaskan akan memprioritaskan perbaikan jalan tersebut. “Jalan adalah kebutuhan utama yang wajib saya selesaikan, sedangkan usulan lain akan kita sesuaikan secara bertahap. Saya pastikan dari sekian banyak masukan, setidaknya ada yang langsung direalisasikan mengingat kondisi anggaran yang terbatas,” pungkasnya.
Selain mengunjungi kawasan perkebunan dan pegunungan, rangkaian reses Rovik di Dapil Kota Ambon juga mencakup Lingkungan Satu Galunggung, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, dan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe. Kegiatan serap aspirasi ini berlangsung selama lima hari, mulai 30 Agustus hingga 3 September. (HT-01)











