Bupati SBB Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Pascakonflik Lisabata-Patahuwe

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 19:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Asri Arman mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi menyusul konflik antara Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, pada Jumat (11/9/2026).

Hal itu Bupati Asri Arman sampaikan saat bersama Gubernur Maluku meninjau langsung para pengungsi di Patahuwe pada Senin (14/9/2026). Langkah ini menegaskan kehadiran negara dalam melindungi dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

Saat meninjau rumah-rumah yang terbakar di Desa Patahuwe, Bupati Asri menyampaikan keprihatinannya dan menjamin Pemkab SBB akan menangani dampak kemanusiaan ini secara terpadu. Ia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menahan diri dan menyetop perselisihan.

“Saya mengajak para tokoh agama, adat, masyarakat, dan pemuda untuk bersama-sama mendinginkan suasana serta menguatkan kembali hubungan kekeluargaan,” tegas Bupati Asri.

Ia juga mewanti-wanti warga agar cerdas menyaring informasi serta tidak menelan mentah-mentah kabar yang belum pasti kebenarannya, mengingat hoaks dan hasutan hanya akan memicu ketegangan baru.

Baca Juga :  Tokoh Lintas Agama Maluku Dorong Penguatan Hukum dan Deteksi Dini Konflik

Lebih lanjut, Pemkab SBB bersama TNI dan Polri memfokuskan penanganan pada tiga prioritas utama yakni menjaga kondusifitas lapangan, mengakselerasi penyaluran logistik serta pemulihan dokumen kependudukan, dan merajut kembali dialog perdamaian lintas desa.

Pemerintah berharap persaudaraan antara masyarakat Patahuwe dan Lisabata segera pulih, menjadikan semangat hidup “orang basudara” sebagai benteng utama kedamaian di bumi Seram Bagian Barat. (HT-02)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Lintas Agama Maluku Dorong Penguatan Hukum dan Deteksi Dini Konflik
Konflik Sosial di Maluku Menurun, Kapolda : Mesti Dicegah Sejak Gejala Awal
Tantangan Keamanan Kian Kompleks, Gubernur Maluku: Hukum Harus Jadi Panglima
Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata
Sinergi Hukum Adat dan Hukum Positif Perlu Diperkuat Cegah Konflik di Maluku
Cegah Konflik Sosial, Polda Maluku Optimalkan Peran Polsek dan Baileo Emarina
Walikota Ambon: Penanganan Konflik Jangan Seperti Pemadam Kebakaran
GBPM Desak Pemprov-Pemkab SBB Prioritaskan Keselamatan Warga Pascakonflik Taniwel

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:35 WIT

Tokoh Lintas Agama Maluku Dorong Penguatan Hukum dan Deteksi Dini Konflik

Rabu, 23 September 2026 - 20:11 WIT

Konflik Sosial di Maluku Menurun, Kapolda : Mesti Dicegah Sejak Gejala Awal

Selasa, 22 September 2026 - 21:11 WIT

Tantangan Keamanan Kian Kompleks, Gubernur Maluku: Hukum Harus Jadi Panglima

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIT

Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 13:50 WIT

Sinergi Hukum Adat dan Hukum Positif Perlu Diperkuat Cegah Konflik di Maluku

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT