AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Asri Arman mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi menyusul konflik antara Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, pada Jumat (11/9/2026).
Hal itu Bupati Asri Arman sampaikan saat bersama Gubernur Maluku meninjau langsung para pengungsi di Patahuwe pada Senin (14/9/2026). Langkah ini menegaskan kehadiran negara dalam melindungi dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.
Saat meninjau rumah-rumah yang terbakar di Desa Patahuwe, Bupati Asri menyampaikan keprihatinannya dan menjamin Pemkab SBB akan menangani dampak kemanusiaan ini secara terpadu. Ia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menahan diri dan menyetop perselisihan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengajak para tokoh agama, adat, masyarakat, dan pemuda untuk bersama-sama mendinginkan suasana serta menguatkan kembali hubungan kekeluargaan,” tegas Bupati Asri.
Ia juga mewanti-wanti warga agar cerdas menyaring informasi serta tidak menelan mentah-mentah kabar yang belum pasti kebenarannya, mengingat hoaks dan hasutan hanya akan memicu ketegangan baru.
Lebih lanjut, Pemkab SBB bersama TNI dan Polri memfokuskan penanganan pada tiga prioritas utama yakni menjaga kondusifitas lapangan, mengakselerasi penyaluran logistik serta pemulihan dokumen kependudukan, dan merajut kembali dialog perdamaian lintas desa.
Pemerintah berharap persaudaraan antara masyarakat Patahuwe dan Lisabata segera pulih, menjadikan semangat hidup “orang basudara” sebagai benteng utama kedamaian di bumi Seram Bagian Barat. (HT-02)








