DPRD SBB Bakal Klarifikasi Bupati Soal Anggaran Perjalanan Dinas ke Jepang Urus MIP

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 21:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM
Gabungan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polsek Kairatu pada Senin (2/3/2026) siang.

Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas rencana pemindahan lokasi Proyek Strategis Nasionak (PSN) Maluku Integrated Port (MIP) dari kawasan Waesarissa (SBB) ke Pulau Ambon.

Informasi yang dihimpun media ini,
massa yang terdiri dari kader GMNI, HIMA AP, PMII, Unidjar, dan IMM ini memulai aksi dari titik kumpul Kampus Unidjar, Desa Waimital.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan membawa atribut organisasi dan pamflet bertuliskan “Rebut Kembali MIP”, massa melakukan orasi pertama di pertigaan Desa Waipirit sebelum bergerak menuju Kantor DPRD SBB.

Baca Juga :  Belajar dari Kegagalan Bandara Kertajati, Praktisi Pelabuhan Dukung MIP Dibangun di Ambon

Terdapat lima tuntutan utama yang disampaikan oleh para demonstran, antara lain mendesak Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, untuk bersikap terbuka terkait hasil perjalanan dinas ke Osaka, Jepang, dalam rangka kerja sama tambang dan pelabuhan.

Meminta transparansi dana survei dan hasil studi kelayakan proyek MIP. Kemudian, menuntut agar lokasi MIP dikembalikan ke kawasan Waesarissa, Kabupaten SBB.

“Meminta DPRD SBB memperjuangkan aspirasi masyarakat agar pembangunan di Maluku merata dan tidak sentralistik,”teriak salah satu orator.

Setibanya di Kantor DPRD, perwakilan massa yang dipimpin oleh Ozy Tubaka (GMNI), Sidik Larantuka (PMII), dan Paisal Iwan Tuhuteru (IMM) diterima untuk berdialog.

Baca Juga :  Alimudin Kolatlena Dorong Masjid Tua Wapauwe Jadi Cagar Budaya Nasional

Pihak DPRD SBB menyatakan akan segera meneruskan tuntutan tersebut ke pimpinan untuk dibahas dalam rapat internal.

Anggota dewan juga berjanji akan meminta klarifikasi kepada pihak eksekutif, termasuk Bupati Asri Arman
terkait anggaran perjalanan dinas ke Jepang serta kepastian status proyek MIP yang menurut informasi saat ini masih dalam tahap pengusulan.

Aksi yang dikoordinatori oleh Ayu Tebiary, Zulkarnain Wailissa, dan Alwi Abdulah Lussy ini mendapat pengamanan ketat dari personel Polres SBB dan Polsek Kairatu.

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, memimpin langsung jalannya pengamanan di lapangan. Hingga massa membubarkan diri pada sore hari, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih
Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”
Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri
Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan
Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air
Terima Kwarda Maluku, Gubernur HL Komit Sukseskan Jamnas dan Dukung Penuh Musda
DPD PKS SBT Lanjutkan Distribusi Air Bersih Bagi Warga Bula
Jamin Keamanan Investasi, Sekda Maluku Tegaskan Lahan Hilirisasi Ubi Kayu Bursel Harus Bebas Sengketa

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIT

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:52 WIT

Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:11 WIT

Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:25 WIT

Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIT

Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT