Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Laut Banda, Tak Berpotensi Tsunami

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku, Kamis (19/2/2026) pukul 14.02 WIB. Meski berpusat di laut, BMKG memastikan fenomena ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), parameter gempa ter-update menunjukkan magnitudo $M5,0$. Episenter gempa terletak pada koordinat $5,59^{\circ}$ Lintang Selatan dan $133,78^{\circ}$ Bujur Timur.

Pusat gempa berada di kedalaman 43 kilometer, berjarak sekitar 52 kilometer arah Barat Laut Kepulauan Aru, Maluku.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, peristiwa ini tergolong gempa bumi dangkal. Guncangan ini dipicu oleh aktivitas deformasi batuan kerak bumi di Zona Graben Aru.

Baca Juga :  110 Hari Alpa Kerja, Pegawai Kejari Aru Dipecat dengan Tidak Hormat

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault,” ujar Rahmat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/2/2026).

Dampak Guncangan

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), getaran dirasakan di sejumlah wilayah Kepulauan Aru dengan intensitas III hingga IV MMI.

Pada Skala IV MMI, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari. Sedangkan Skala III MMI,  getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar yang melintas.

Wilayah yang merasakan guncangan signifikan antara lain Pulau-Pulau Aru dan sebagian besar wilayah Kepulauan Aru. Sementara itu, daerah Aru Tengah serta Aru Selatan Utara merasakan getaran pada skala III MMI.

Baca Juga :  Penertiban Gunung Botak, Gubernur: Fokus Saya Bukan Emas, Tapi Keselamatan Lingkungan dan Manusia

Hingga pukul 14.13 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” imbau Rahmat.

Ia menegaskan bahwa BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut dan memperbarui informasi secara berkala.

“Pastikan informasi resmi terkait gempa bumi dan peringatan dini tsunami hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi oleh BMKG,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih
Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”
Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri
Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan
Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air
Terima Kwarda Maluku, Gubernur HL Komit Sukseskan Jamnas dan Dukung Penuh Musda
DPD PKS SBT Lanjutkan Distribusi Air Bersih Bagi Warga Bula
Jamin Keamanan Investasi, Sekda Maluku Tegaskan Lahan Hilirisasi Ubi Kayu Bursel Harus Bebas Sengketa

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIT

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:52 WIT

Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:11 WIT

Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:25 WIT

Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIT

Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT