Groundbreaking Blok Masela, Momentum Percepatan Pembangunan Maluku

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifuddin menegaskan, rencana groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela pada 16 Juli 2026 menjadi momentum strategis, untuk mempercepat pembangunan di Maluku.

Proyek tersebut dinilai akan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, hingga terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Penetapan jadwal langsung oleh Presiden Republik Indonesia, menurutnya, menunjukkan keseriusan pemerintah pusat, dalam mendukung pengembangan sektor migas di daerah.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rovik mengaku, kehadiran proyek Blok Masela harus dimanfaatkan sebagai peluang besar, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab bersama, untuk memastikan proyek ini berjalan lancar dan bermanfaat luas.

“Ini bukti nyata negara memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, untuk memulai pembangunan Blok Masela. Kepercayaan besar ini harus kita jaga bersama, sebagai amanah,” ujar Rovik
di Ambon, Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga :  Serahkan Rekomendasi ke Gubernur, DPRD Buru Minta Gunung Botak Dikelola Legal

Ia menekankan, Pemprov Maluku perlu mempersiapkan matang seluruh aspek pendukung, agar pelaksanaan proyek strategis nasional ini berjalan, sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Sudah menjadi tanggung jawab kita, sebagai pemerintah daerah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik menyambut langkah ini. Insya Allah, Blok Masela dan potensi lain di wilayah ini akan menjadi sumber kemajuan luar biasa bagi Maluku ke depan,” harapnya.

Selain mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, Rovik menyampaikan, bahwa DPRD Provinsi Maluku terus memperjuangkan ruang kewenangan lebih besar bagi daerah, dalam pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi, termasuk melalui skema hak partisipasi daerah.

Pembahasan terkait hak partisipasi tersebut masih berlangsung dan perlu diselaraskan dengan pemerintah kabupaten/kota penghasil, guna memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai aturan.

Meski begitu, ia memastikan proses ini tidak akan menghambat tahapan pembangunan Blok Masela, yang sudah masuk fase krusial.

Baca Juga :  Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Rovik juga menyoroti urgensi penerapan kebijakan konten lokal, agar masyarakat Maluku merasakan manfaat langsung dari proyek migas ini.

Pemerintah daerah pun telah berkoordinasi dengan pelaksana proyek, terkait keterlibatan tenaga kerja lokal, pelaku usaha daerah, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Menurutnya, tantangan yang ada bukan berarti masyarakat belum siap, melainkan membutuhkan penguatan kompetensi melalui pelatihan dan kerja sama dengan perusahaan pelaksana.

“Kami segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) khusus yang mengatur seluruh mekanisme pemanfaatan konten lokal. Ini penting, agar hak kesempatan kerja masyarakat Maluku terjamin, dan manfaat proyek ini benar-benar dirasakan langsung oleh daerah,” tegasnya.

Ia berharap, seluruh proses pembangunan Blok Masela berjalan lancar, sehingga investasi besar ini menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja luas, serta mempercepat pembangunan di seluruh wilayah Maluku. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih
Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”
Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri
Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan
Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air
Terima Kwarda Maluku, Gubernur HL Komit Sukseskan Jamnas dan Dukung Penuh Musda
DPD PKS SBT Lanjutkan Distribusi Air Bersih Bagi Warga Bula
Jamin Keamanan Investasi, Sekda Maluku Tegaskan Lahan Hilirisasi Ubi Kayu Bursel Harus Bebas Sengketa

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIT

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:52 WIT

Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:11 WIT

Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:25 WIT

Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIT

Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT