AMBON, HEADLINETIMUR.COM. –Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri langsung peletakan batu pertama atau Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ratusan personel Kepolisian Daerah (Polda) Maluku bakal siap mengamankan jalannya agenda penting tersebut.
Pengamanan maksimal ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung agenda strategis pemerintah, menjaga stabilitas keamanan, serta memberikan kepastian bagi investasi energi nasional.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan, jajarannya berkomitmen memberikan jaminan keamanan terbaik selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Groundbreaking PSN Blok Masela bukan hanya agenda penting bagi Maluku, tetapi juga kepentingan strategis nasional. Stabilitas keamanan adalah kunci utama membangun kepercayaan investor. Oleh karena itu, Polda Maluku akan memastikan seluruh tahapan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif melalui pengamanan yang profesional, humanis, serta terintegrasi,” tegas Kapolda, Rabu (8/7).
Untuk mematangkan rencana tersebut, Polda Maluku menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) kesiapan pengamanan bersama Stamaops Polri melalui video conference, Selasa (7/7/2026). Dalam forum itu, Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor, memaparkan strategi pengamanan secara komprehensif.
Rapat tersebut diikuti oleh Direktorat Intelkam, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pamobvit), Direktorat Samapta, Satuan Brimob Polda Maluku, serta jajaran Polres Kepulauan Tanimbar. Agenda utama membahas pemetaan potensi kerawanan, strategi operasi, hingga kesiapan personel di lapangan.
Dalam paparannya, Karo Ops menjelaskan bahwa Polda Maluku telah mengidentifikasi berbagai potensi gangguan, mulai dari aksi unjuk rasa, hambatan akses transportasi, hingga ancaman keamanan terhadap tamu negara dan undangan.
Antisipasi dilakukan lewat pola pengamanan berlapis. Polda Maluku telah membentuk struktur satgas dan subsatgas untuk mengamankan objek vital, jalur kedatangan, bandara, pelabuhan, lokasi acara, hingga pengamanan VIP/VVIP.
Mengenai kekuatan personel, ploting pasukan akan disesuaikan dengan tingkat kehadiran pejabat negara. Sebanyak 453 personel disiagakan apabila kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sementara jika dihadiri menteri, kekuatan yang dikerahkan berkisar antara 100 hingga 150 personel.
Pada kesempatan yang sama, Kabag Renops Stamaops Polri menekankan pentingnya langkah antisipatif dan deteksi dini.
“Fungsi intelijen harus dioptimalkan untuk mendeteksi setiap potensi ancaman sejak awal. Pengerahan personel juga harus efisien agar pengamanan berjalan efektif tanpa menghambat jalannya kegiatan,” ujarnya saat memimpin koordinasi. Ia juga mengapresiasi perencanaan matang yang telah disusun oleh Polda Maluku.
Melalui pengamanan yang terencana dan terintegrasi ini, Polda Maluku optimistis mampu menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi kesuksesan pembangunan nasional.
Kelancaran groundbreaking Blok Masela diharapkan semakin memperkuat kepercayaan global bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan kondusif untuk investasi jangka panjang.
*Kunjungi Lokasi Groundbreaking*
Sebelumnya, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama Wakil Gubernur, Abdullah Vanath, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Jumat (26/6).
Didampingi jajaran Forkopimda Maluku, kedatangan pasangan kepala daerah ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan menjelang peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek strategis nasional, Lapangan Abadi Blok Masela.
“Kehadiran kami di sini untuk mengecek kesiapan rencana groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela,” ujar Gubernur Hendrik Lewerissa.
Ia berharap, seluruh tahapan awal pembangunan blok gas raksasa tersebut dapat berjalan matang dan terealisasi tanpa kendala.
Gubernur juga mengapresiasi masyarakat setempat yang menyambut hangat kedatangan rombongan dan ikut menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat. Kondisi di lapangan sangat kondusif, dan warga menyambut kehadiran Forkopimda dengan sangat hangat. Kami juga berharap rekan-rekan media bisa mengabarkan kondisi positif ini kepada publik,” tandasnya.
Untuk diketahui, groundbreaking Lapangan Abadi Blok Masela dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026. Setelah tahapan ini selesai, proses konstruksi akan mulai berjalan pada 2027 dengan target produksi (onstream) pada tahun 2029.
Blok gas raksasa yang terletak di Laut Arafura, Maluku ini dioperasikan oleh Inpex Masela Ltd, bermitra dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Petronas. (HT-01)









