Protes Gaji Tak Dibayar, Petugas Kebersihan Buang 3 Truk Sampah di Depan Kantor Bupati Buru Selatan

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM Halaman Kantor Bupati Buru Selatan mendadak dipenuhi tumpukan sampah pada Kamis pagi (12/3/2026).

Aksi ini merupakan bentuk protes keras dari para petugas kebersihan yang mengaku belum menerima upah selama tiga bulan terakhir.

Peristiwa ini mendadak viral setelah akun Facebook @Opick Tuanaya mengunggah siaran langsung yang memperlihatkan gunungan sampah menutup akses di depan kantor orang nomor satu di Buru Selatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan dari salah satu anggota Satpol PP yang berjaga di lokasi, Latuamury, aksi pembuangan sampah ini dilakukan sekitar pukul 05.30 WIT.

Baca Juga :  Turun Langsung ke Desa, Bupati SBB Pastikan Intervensi Stunting Tepat Sasaran

Sebanyak tiga unit truk sampah dilaporkan menumpahkan muatannya tepat di depan pintu masuk kantor bupati.

Aksi ini dipicu oleh rasa kecewa dan emosi para petugas pengangkut sampah di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buru Selatan.

“Meski telah bekerja rutin, hak mereka selama tiga bulan belum juga dipenuhi oleh pemerintah daerah,”tulis Opick.

Terdapat informasi bahwa keterlambatan ini berkaitan dengan transisi kebijakan manajemen tenaga kerja.

Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Daerah (Pemda) Buru Selatan mulai memaksimalkan skema kontrak melalui pihak ketiga (outsourcing).

Anggaran untuk upah petugas kebersihan kini dikabarkan melekat pada bagian Sekretariat Daerah, bukan lagi langsung melalui dinas terkait. Namun, proses administratif dalam skema baru ini diduga menjadi kendala tersendatnya pembayaran gaji para buruh tersebut.

Baca Juga :  Maluku Dapat Bantuan 2.998 Rumah 2026, Gubernur Minta Tambahan Besaran Biaya

Harapan Menjelang Hari Raya
Kondisi ini kian mendesak mengingat umat Muslim akan segera menyambut hari raya.

“Para petugas berharap Pemda segera mencairkan tunggakan gaji mereka agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Idul Fitri 1447 H,”lanjut Opick.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup maupun Sekretariat Daerah Buru Selatan belum memberikan pernyataan resmi terkait solusi konkret atas tuntutan para petugas kebersihan tersebut. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Hilang Arah Akibat Kabut, Nelayan Asal Aru Berhasil Pulang Selamat
Gubernur dan Forkopimda Maluku Tinjau Lokasi Groundbreaking Blok Masela
Krisis Air Bersih Melanda Bula, Polres SBT Gerak Cepat Kerahkan AWC
BNPB dan Alimudin Kolatlena Pastikan Ratusan Rumah Pengungsi Kariuw-Masihulan Segera Dibangun
Kemarau Mulai Melanda, Polres SBT Salurkan Air Bersih untuk Warga Bula
Lima Tahun Tinggal di Gubuk Sempit, Rumah Keluarga Bahrum di Bula Dibedah Polisi
Aksi Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Anggota Polri dan TNI AU Gugur di Pantai Nirun Malra
Operasi SAR Dihentikan, Bupati MBD Ajak Doakan Korban dan Keluarga

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:54 WIT

Sempat Hilang Arah Akibat Kabut, Nelayan Asal Aru Berhasil Pulang Selamat

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:18 WIT

Krisis Air Bersih Melanda Bula, Polres SBT Gerak Cepat Kerahkan AWC

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:57 WIT

BNPB dan Alimudin Kolatlena Pastikan Ratusan Rumah Pengungsi Kariuw-Masihulan Segera Dibangun

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:01 WIT

Kemarau Mulai Melanda, Polres SBT Salurkan Air Bersih untuk Warga Bula

Senin, 22 Juni 2026 - 17:29 WIT

Lima Tahun Tinggal di Gubuk Sempit, Rumah Keluarga Bahrum di Bula Dibedah Polisi

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakan

Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 21:24 WIT

Opini

Hari Raya itu Bernama Piala Dunia

Senin, 29 Jun 2026 - 21:03 WIT