Status Guru PPPK Dialihkan ke Pusat, Menkeu Jamin Tak Bebani Fiskal

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, HEADLINETIMUR.COM – Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa status kepegawaian Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dialihkan menjadi pegawai pemerintah pusat. Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat kerja antara pemerintah dan DPR RI.

“Kami menyepakati bersama bahwa status kepegawaian akan dipindahkan menjadi pegawai pusat atau pegawai pemerintah pusat,” ujar Prasetyo usai rapat bersama DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8) seperti dilansir JPPN.com.

Prasetyo menjelaskan, guru yang saat ini berstatus PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Sementara itu, guru yang sudah berstatus PPPK penuh waktu berkesempatan mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 2027 mendatang.

Pria yang akrab disapa Pras ini menambahkan, pemerintah terus melakukan sinkronisasi data terkait kepegawaian guru dari berbagai status tersebut. Menurutnya, penyelesaian masalah ini perlu memperhitungkan banyak aspek. Selain menyerap masukan dari DPR RI, pemerintah pusat juga rutin menerima aspirasi dari asosiasi guru.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya mencari jalan keluar secepat-cepatnya,” kata Pras, sembari memastikan kebijakan tersebut telah memperhitungkan kondisi fiskal negara secara matang.

Kondisi Fiskal Tetap Aman
Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengalihan status kepegawaian guru PPPK ke pemerintah pusat tidak akan mengganggu keberlanjutan fiskal. Kemenkeu telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk mendukung kebijakan ini.

Baca Juga :  Pansus Optimistis RUU Daerah Kepulauan Rampung Tahun Ini, Kemenkeu Siapkan Skema Pendanaan

“Kami sudah menghitung semuanya. Langkah ini bisa dilakukan tanpa membahayakan sustainability fiskal kita,” tegas Purbaya dalam konferensi pers.

Purbaya menjamin, target defisit dalam RAPBN 2027 akan tetap terjaga di angka 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp671,2 triliun.

“Berdasarkan hasil rapat, kami telah melakukan simulasi anggaran untuk tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Kebijakan ini dipastikan aman tanpa mengganggu target defisit fiskal 2,4 persen pada 2027,” pungkasnya. (jpnn)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus Optimistis RUU Daerah Kepulauan Rampung Tahun Ini, Kemenkeu Siapkan Skema Pendanaan
Masuk Pembahasan Tripartit, Presiden Prabowo Optimis RUU Daerah Kepulauan Disahkan Tahun Ini
Menteri ESDM Lantik Putra Maluku, Muhammad Ikhsan Kiat Jadi Kabalai Besar LEMIGAS
Gubernur Maluku Santuni Korban Bentrok Matraman, Imbau Warga Jaga Persatuan
MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus
Revisi UU Tipikor, Amnesty International Indonesia Desak Korupsi Sebagai Pelanggaran HAM
AJI Kecam Intimidasi Jurnalis di Obi dan Ucapan Hotman Paris

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:49 WIT

Pansus Optimistis RUU Daerah Kepulauan Rampung Tahun Ini, Kemenkeu Siapkan Skema Pendanaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:25 WIT

Status Guru PPPK Dialihkan ke Pusat, Menkeu Jamin Tak Bebani Fiskal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:23 WIT

Masuk Pembahasan Tripartit, Presiden Prabowo Optimis RUU Daerah Kepulauan Disahkan Tahun Ini

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:25 WIT

Menteri ESDM Lantik Putra Maluku, Muhammad Ikhsan Kiat Jadi Kabalai Besar LEMIGAS

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:27 WIT

Gubernur Maluku Santuni Korban Bentrok Matraman, Imbau Warga Jaga Persatuan

Berita Terbaru

Prosesi penyerahan Pataka Kota Ambon oleh para jujare mongare kepada Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon yang digelar di Lapangan Merdeka, Senin (7/9/2026). (Foto : Diskominfo Kota Ambon)

Pemerintahan

HUT ke-451, Wali Kota Ajak Warga Jadikan Ambon Rumah Bersama

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:43 WIT