Temuan Amunisi Sisa PD II di Blok Masela, Gegana Polda Maluku Siapkan Pemusnahan

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 06:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.—Tim Gegana Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku menemukan satu unit Unexploded Ordnance (UXO) atau amunisi sisa perang yang belum meledak saat melaksanakan survei keselamatan di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Temuan tersebut teridentifikasi saat Tim Gegana Satbrimob Polda Maluku melakukan survei dan deteksi UXO di Areal 662 PSN Blok Masela, Senin (7/9/2026). Amunisi ditemukan tertanam sekitar 50 sentimeter di dalam tanah, tepat di antara bebatuan karang.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi awal oleh personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku, benda tersebut diketahui merupakan peninggalan masa Perang Dunia II yang berasal dari Jepang, dengan tipe 91 kaliber 105 milimeter.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan itu kemudian langsung diamankan. Personel Polres Kepulauan Tanimbar bersama unsur terkait memasang garis polisi dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan area tetap steril hingga proses pemusnahan oleh Tim Pemusnahan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memastikan aspek keamanan dan keselamatan tetap terjaga di tengah aktivitas pembangunan PSN Blok Masela.

Ps. Wadanden Gegana Satbrimob Polda Maluku AKP W. Matulessy mengatakan, temuan UXO tersebut merupakan hasil survei dan deteksi yang dilakukan secara terukur untuk memastikan keamanan kawasan proyek.

Baca Juga :  Sambangi Kepala Sekolah SDN 09 Bula, Brigpol Rifandy Salong Ajak Warga Pererat Silaturahmi

“Setiap temuan UXO harus ditangani secara profesional, terukur, dan mengutamakan keselamatan. Setelah dilakukan identifikasi awal, lokasi langsung diamankan dan kami menyiapkan langkah pemusnahan oleh personel yang memiliki kompetensi khusus,” ujar Matulessy.

Ia menjelaskan, penanganan UXO tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Setiap tindakan harus memperhatikan keselamatan personel, pekerja, masyarakat, serta lingkungan sekitar.

“Prinsip utama kami adalah keselamatan. Benda yang diduga merupakan amunisi sisa perang tidak boleh dipindahkan atau ditangani oleh pihak yang tidak memiliki kompetensi. Lokasi harus diamankan sampai tim khusus melaksanakan tindakan sesuai prosedur,” tegasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi, pemusnahan UXO direncanakan dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) setelah Tim Pemusnahan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku tiba di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sebelum pemusnahan dilakukan, pengamanan di sekitar lokasi temuan akan terus diperkuat dengan melibatkan Polres Kepulauan Tanimbar dan unsur pengamanan terkait lainnya.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah pengamanan di lokasi temuan guna mencegah masyarakat maupun pihak yang tidak berkepentingan mendekati benda tersebut.

“Begitu temuan diketahui, kami langsung melakukan langkah pengamanan di lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Gegana. Lokasi kami pastikan tetap steril sampai proses penanganan dan pemusnahan dilakukan oleh tim yang berkompeten,” kata Ayani.

Baca Juga :  Pemprov Maluku dan Presiden Salurkan 143 Hewan Kurban

Menurutnya, pengamanan menjadi prioritas karena benda yang ditemukan merupakan amunisi sisa perang yang masih berpotensi membahayakan.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak mendekati, menyentuh, memindahkan, atau melakukan tindakan apa pun terhadap benda yang ditemukan. Apabila menemukan benda yang diduga merupakan amunisi atau bahan peledak, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kemampuan khusus,” ujarnya.

Ayani menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, pengelola proyek, dan seluruh stakeholder menjadi faktor penting untuk memastikan pembangunan di kawasan Blok Masela dapat berlangsung dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan.

Hingga saat ini, lokasi temuan UXO masih dalam pengamanan personel terkait. Proses pemusnahan dijadwalkan pada 16 September 2026 setelah Tim Pemusnahan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku tiba di Saumlaki.

Polda Maluku mengingatkan masyarakat dan pekerja untuk tidak mendekati, menyentuh, maupun memindahkan benda yang diduga sebagai UXO. Setiap temuan harus segera dilaporkan kepada aparat agar dapat ditangani secara profesional, terukur, dan mengutamakan keselamatan. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT