Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Pembunuhan di Kei Besar

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 09:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jenazah (stockphoto).

Ilustrasi jenazah (stockphoto).

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Polres Maluku Tenggara merilis kronologi penemuan jasad seorang pria yang diduga menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia di wilayah Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (21/4/2026).

Korban diidentifikasi bernama Deizen Berty Lutur (29), warga Ohoi Fako, Kecamatan Kei Besar. Jasad korban ditemukan warga sekitar pukul 09.30 WIT di ruas Jalan Bukit Indah (Ave Maria), Ohoi Bombay.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, melalui Kasi Humas Polres Malra menyatakan bahwa personel Polsek Kei Besar telah berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pada hari yang sama di lokasi berbeda.

Terduga pelaku berinisial BB diamankan di Ohoi Ngefuit sekitar pukul 12.30 WIT, TH diamankan di Ohoi Ngefuit sekitar pukul 14.00 WIT, dan IR ditangkap di Ohoi Waurtahait sekitar pukul 15.00 WIT.

Setelah diamankan, ketiga terduga pelaku dibawa menuju Ohoi Tamangil dan diseberangkan menggunakan speedboat menuju Pelabuhan Raat.

“Sekitar pukul 17.00 WIT, para pelaku tiba di Mapolres Maluku Tenggara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,”ujar Kapolres melalui keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga :  Wakapolda Maluku ke Anggota: Sekali Berulah, Institusi Taruhannya

Polres Maluku Tenggara menegaskan komitmennya untuk menindak tegas seluruh pelaku kekerasan, baik terkait kasus pembunuhan maupun perusakan rumah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga situasi Kamtibmas, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak berwajib.

Warga diminta segera melapor melalui call center 110 jika memiliki informasi tambahan yang berkaitan dengan kasus ini. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Ilustrasi tinggi muka laut di Indonesia mengalami kenaikan. Foto: dsda.jakarta.go.id/Hadua

Lingkungan

49 Ribu Warga Maluku Terdampak Kenaikan Air Laut

Senin, 28 Sep 2026 - 17:08 WIT

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT