AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) atau Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
Demi mendapatkan figur terbaik, Pemerintah Kota Ambon memastikan proses seleksi berjalan transparan dengan mengedepankan sistem merit.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, secara tegas mengingatkan kepada empat calon Sekkot yang kini tengah bersaing agar menunjukkan kualitas diri secara langsung.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memperingatkan dengan keras agar tidak ada kandidat yang mencoba menggunakan intervensi pihak luar untuk memuluskan jalannya.
“Hindari menggunakan tangan-tangan orang lain untuk menekan Wali Kota. Karena kalau itu terjadi, maka itulah orang pertama yang pasti tidak menjadi Sekretaris Kota Ambon,” tegas Bodewin pada pembukaan seleksi, Senin (27/4/2026).
“Saya mengingatkan ini supaya kita berjalan dalam bingkai yang benar,”tambahnya.
Lebih lanjut, Bodewin menjelaskan bahwa Sekda adalah motor penggerak birokrasi sekaligus kepanjangan tangan kepala daerah dalam merealisasikan berbagai program.
Oleh karena itu, jabatan ini mutlak harus diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkompeten, loyal, betul-betul memahami tanggung jawab, dan memenuhi syarat sesuai perundang-undangan.
“Bagi kami, melalui proses yang dilakukan dengan baik dan transparan, paling tidak harapan untuk mendapatkan sosok Sekkot yang kompeten dan mampu melaksanakan tugas itu dapat kita peroleh,” ujarnya.
Pemkot Ambon, lanjut Bodewin, sangat menitikberatkan pada pendekatan sistem merit dan meritokrasi birokrasi guna memastikan figur yang terpilih tepat berada pada posisinya.
Ia menyadari bahwa mencari sosok dengan dedikasi dan prestasi bukanlah hal yang mudah. Jika salah penempatan, upaya Pemkot Ambon dalam meningkatkan kinerja dan mewujudkan visi-misi daerah bisa terhambat.
Disiarkan Langsung demi Transparansi Publik
Meski kesempatan awalnya dibuka seluas-luasnya bagi seluruh ASN yang memenuhi syarat, hanya empat orang yang mendaftar dan kini tengah menjalani tahapan seleksi lanjutan oleh Panitia Seleksi (Pansel).
Saat ini, proses seleksi telah mengerucut pada empat figur terbaik yang berhasil lolos tahapan administrasi dan tes kesehatan.
Mereka adalah Apries Gaspersz (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan), Stevend Dominggus (Kepala Badan Kepegawaian Daerah), Robby Sapulette (Plt. Sekkot Ambon), dan Richard Luhukay (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga).
Mengingat tingginya perhatian publik terhadap seleksi ini, Bodewin menyadari adanya dinamika dukung-mendukung di tengah masyarakat.
“Kalau dukungan itu memberikan gambaran positif tentang figur yang ada, itu bisa memberikan nilai tambah bagi Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memutuskan. Tapi kalau hal itu dilakukan untuk menjatuhkan, itu keliru,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi, Pemkot Ambon memutuskan untuk menyiarkan tahapan penyampaian makalah secara langsung (live).
Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat melihat langsung prosesnya, meski tetap berjalan sesuai mekanisme dan prosedur seleksi.
“Saya berharap kepada keempat calon Sekretaris Daerah Kota Ambon untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Tunjukkan kualitas saudara-saudara di hadapan Panitia Seleksi dan publik, hingga pada akhirnya menyampaikan komitmen di hadapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” pungkas Bodewin. (HT-01)








