AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon kini memasuki tahapan tes kesehatan.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, meminta keempat kandidat untuk tetap fokus dan mengikuti mekanisme yang berlaku tanpa terpengaruh dinamika publik.
Keempat kandidat yang tengah bersaing tersebut adalah Apries Gasperzs, Steven Dominggus, Robby Sapulette, dan Richard Luhukay.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui akun media sosial resminya, Bodewin memberikan pesan edukatif sekaligus penyemangat bagi para calon tersebut.
“Jika jabatan Sekretaris Daerah Kota Ambon dimaknai sebagai kehendak Tuhan, maka jalani, ikuti, taati, dan patuh terhadap tahapan serta mekanisme yang berlaku. Yakinlah kepada siapa yang berkenan, Dialah yang akan terpilih,” tulis Bodewin.
Mantan Sekretaris DPRD Provinsi Maluku ini juga mengapresiasi langkah para kandidat yang telah melewati tahapan tes kesehatan.
“Tahapan tes kesehatan telah dilalui. Tetap semangat kepada empat calon Sekkot Ambon. Tuhan berkati seluruh proses,” ungkapnya.
Pakai Tim Sukses Bisa Didiskualifikasi
Di sisi lain, Bodewin Wattimena juga mengeluarkan peringatan keras terkait etika seleksi. Ia menegaskan tidak akan segan mendiskualifikasi kandidat jika kedapatan menggunakan jasa tim sukses (timses) selama proses berlangsung.
“Tidak boleh ada pembentukan tim sukses. Kalau ada yang kedapatan membentuk tim sukses, langsung didiskualifikasi,” tegas Bodewin, Senin (20/4).
Menurutnya, jabatan Sekkot merupakan puncak karier seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengedepankan profesionalisme, bukan jabatan politik yang memerlukan tim pemenangan.
Bodewin ingin memastikan proses seleksi tetap bersih dan menjaga netralitas ASN.
Ia juga menyoroti tren dukung-mendukung serta aksi saling serang di media sosial yang mulai muncul. Fenomena ini dinilai berpotensi merusak objektivitas seleksi.
“Jangan menyebarkan fitnah atau membuka isu lama demi menjatuhkan lawan. Pada akhirnya hanya akan ada satu orang yang terpilih melalui mekanisme yang sah,” tambahnya.
Bodewin juga meminta seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kota Ambon untuk tetap fokus pada pelayanan publik ketimbang terjebak dalam arus dukung-mendukung kandidat tertentu.
“Siapapun yang terpilih nanti adalah pimpinan bagi seluruh ASN. Oleh karena itu, marwah proses ini harus kita jaga bersama,” pungkasnya. (HT-01)








