AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon mulai bergulir. Empat kandidat bersaing ketat memperebutkan posisi birokrasi tertinggi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tersebut.
Pendaftaran resmi ditutup pada Kamis (16/4/2026). Empat pejabat internal Pemkot Ambon tercatat telah mendaftarkan diri, yakni Apries Gaspersz (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan), Stevend Dominggus (Kepala Badan Kepegawaian Daerah), Robby Sapulette (Plt. Sekkot Ambon), dan Richard Luhukay (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga).
Di tengah proses seleksi, dukungan publik menguat kepada Robby Sapulette. Pria yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekkot tersebut dinilai sangat layak untuk didefinitifkan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pengalamannya memimpin administrasi kota selama kurang lebih satu tahun terakhir menjadi poin krusial.
“Pak Robby Sapulette sangat layak menjabat Sekkot Ambon. Dari sisi pemerintahan, beliau memiliki pengalaman yang panjang,” ujar salah satu tokoh masyarakat Maluku, Rauf Pelu, Senin (20/4/2026).
Sebelum dipercaya sebagai Plt. Sekkot, Robby dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon.
Menurut Rauf, selain matang di birokrasi, Robby juga dikenal cekatan dalam mendampingi Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, untuk menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan, termasuk konflik antarwarga.
“Beliau sering mendampingi Wali Kota di berbagai kesempatan untuk menyelesaikan masalah. Secara kapasitas, Pak Robby sudah sangat teruji,” lanjutnya.
Meski memberikan dukungan, Rauf menyadari bahwa seleksi Sekkot bukanlah proses politik, melainkan murni prosedural birokrasi. Penentuan akhir berada di tangan Wali Kota sebagai pemilik hak prerogatif.
“Kami tidak bermaksud mengintervensi, karena menentukan Sekkot adalah hak prerogatif Wali Kota berdasarkan hasil seleksi yang sesuai aturan. Namun sebagai masyarakat, kami berhak memberikan pendapat. Saya menilai rekam jejak Pak Robby Sapulette tidak perlu diragukan lagi,” pungkas Rauf. (HT-01)








