Oknum Aktivis Diduga Peras Pejabat Pemkot Ambon, Catut Nama Wali Kota

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali diguncang isu tak sedap.

Seorang oknum mantan relawan pasangan calon Wali Kota dan Wakik Wali Kota Ambon tahun 2024, Bodewin Wattimena – Elly Toisuta sekaligus aktivis berinisial MK, diduga kuat menjalankan praktik pemerasan sistematis terhadap sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Ambon.

Ironisnya, dalam melancarkan aksinya, MK disinyalir kerap menjual nama Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, untuk menakut-nakuti korban sekaligus memuluskan permintaan materilnya.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari salah satu narasumber pada Minggu (10/6/2026), aksi MK menyasar pejabat di berbagai lini, mulai dari pejabat berinisial YP dan SD, hingga staf di bagian Sekretariat.

Menurut sumber tersebut, MK selalu mengklaim membawa perintah langsung dari orang nomor satu di Kota Ambon demi meraup keuntungan pribadi.

Salah satu dugaan praktik lancung yang paling mencolok adalah peran MK di balik aksi demonstrasi yang menyerang Kepala Keuangan Pemkot Ambon beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  100 Personel Brimob Polda Maluku Digembleng Latihan PHH, Kapolda: Tegas Tapi Humanis

MK diduga kuat merupakan arsitek atau otak di balik gerakan massa tersebut.

Namun, setelah demonstrasi pecah, MK dengan lihai tampil sebagai mediator yang mengklaim mampu menghentikan aksi tersebut.

“Dari peran fiktif sebagai mediator ini, MK dikabarkan mengantongi uang sebesar Rp5.000.000. Namun, fakta pahit terungkap bahwa para pendemo di lapangan hanya diberikan imbalan total Rp250.000, sementara sisanya masuk ke kantong pribadi MK,” ujar narasumber tersebut.

Sepak terjang MK tidak berhenti di situ. Ia juga diduga memanfaatkan kasus hukum yang melibatkan dua aktivis, Mujahidin Buano dan Osama Rumbouw, yang dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Maluku terkait flyer seruan aksi yang dianggap mencemarkan nama baik Wali Kota.

Memanfaatkan situasi pelik tersebut, MK meminta dana sebesar Rp30.000.000 kepada Sekretaris Kota (Sekkot) dengan dalih biaya penyelesaian proses hukum.

Baca Juga :  Penikaman Mahasiswa Unpatti, Kapolda: Rekaman Video Dikantongi, Saksi Sudah Diperiksa

“Namun, sumber menyebutkan MK diduga hanya mendapatkan Rp15.000.000 dari Sekkot Ambon,” tambahnya.

Keserakahan MK disebut kian menjadi-jadi. Ia dilaporkan sering meminta uang kepada pejabat OPD mengatasnamakan Wali Kota untuk biaya keberangkatan pribadinya.

“Salah satu modusnya adalah meminta biaya perjalanan dari Jakarta ke Bogor. Namun, alih-alih berangkat, uang tersebut justru habis digunakan untuk kepentingan lain tanpa ada perjalanan yang dilakukan,” ungkap sumber tersebut.

Akibat rentetan aksi pemerasan ini, sejumlah pejabat OPD dikabarkan telah memblokir kontak ponsel MK dan enggan berurusan lagi dengannya.

Aksi nekat MK yang berstatus sebagai relawan namun berani mencatut nama pimpinan daerah ini telah menciptakan keresahan mendalam di kalangan birokrasi.

Atas dasar tersebut, narasumber mendesak Wali Kota Ambon untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang telah merusak citra pemerintah daerah ini. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Pinjol SoEasy dan “Deepfake” Tuntut Pertanggungjawaban Sandy Mahu
Polda Maluku Periksa Oknum Polwan Kedapatan Selingkuh
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Burung Nuri Endemik Maluku di Pelabuhan Ambon
Lapas Ambon Gandeng BNNP Maluku Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine
Keamanan Pasar Mardika Kembali Disorot, Pedagang Keluhkan Aksi Pencurian Berulang
Bongkar Dalang Penyusupan 24 WNA China ke Tambang Gunung Botak!
Polda Maluku Gagalkan Peredaran 825 Kg Merkuri, Dua Pelaku Diringkus
KPK Beberkan 3 Celah Rawan Korupsi Anggaran di Pemkot Ambon

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:58 WIT

Korban Pinjol SoEasy dan “Deepfake” Tuntut Pertanggungjawaban Sandy Mahu

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:21 WIT

Polda Maluku Periksa Oknum Polwan Kedapatan Selingkuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:31 WIT

Oknum Aktivis Diduga Peras Pejabat Pemkot Ambon, Catut Nama Wali Kota

Senin, 11 Mei 2026 - 22:05 WIT

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Burung Nuri Endemik Maluku di Pelabuhan Ambon

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:47 WIT

Lapas Ambon Gandeng BNNP Maluku Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wagub Maluku: Pendidikan dan HKI Menjadi Pilar Kemajuan Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:55 WIT

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi.

Hukum & Kriminal

Polda Maluku Periksa Oknum Polwan Kedapatan Selingkuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:21 WIT