Bentrokan Pemuda di Huamual, 2 Luka, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Bentrokan antarpemuda dari Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengakibatkan dua orang mengalami luka bacok.

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, Sabtu (30/5/2026) menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah pemuda Desa Ariate menghadiri pesta rakyat atau acara joget di Dusun Tanah Goyang, Jumat (29/5/2026) malam.

“Saat acara berlangsung, terjadi perkelahian antarpemuda di luar area tenda kegiatan,”ujar Kapolres.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah acara berakhir, lanjut Kapolres,
seorang pemuda asal Desa Ariate, Nando Kakisina, kembali terlibat perkelahian dengan seorang pemuda dari Dusun Tanah Goyang. Usai insiden itu, Nando sempat pulang ke Desa Ariate.

Namun tidak lama kemudian, Nando bersama beberapa rekannya kembali mendatangi Dusun Tanah Goyang. Pertikaian pun pecah dan berkembang menjadi aksi saling lempar batu antara kedua kelompok pemuda.

Dalam bentrokan tersebut, salah seorang pemuda Dusun Tanah Goyang diduga membacok Vino Kakihari (21), warga Desa Ariate. Akibatnya, korban mengalami luka di lengan kanan.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Jalan di Tempat, PB HMI Desak Kejagung Evaluasi Kejati Maluku

Aksi balasan kemudian datang dari pihak Desa Ariate. Akibatnya, Rafli Bufakar (25), warga Dusun Tanah Goyang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dusun, mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan.

Vino Kakihari saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Desa Ariate. Korban telah mendapatkan penanganan medis, lukanya sudah dijahit, dan kondisinya dilaporkan sadar.

Sementara itu, Rafli Bufakar dirawat di Puskesmas Tanah Goyang. Meski lukanya telah dijahit, korban mengalami pendarahan di bagian kepala sehingga direncanakan akan dievakuasi menggunakan speedboat ke Kota Ambon untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

AKBP Andi Zulkifli mengatakan peristiwa tersebut dipicu oleh konflik antarpemuda yang tidak segera diselesaikan, sehingga berkembang menjadi bentrokan kelompok hingga berujung penutupan jalan di beberapa titik.

“Saat ini empat orang terduga pelaku telah diamankan di Polres Seram Bagian Barat. Satu orang dari Desa Ariate berinisial EIK, dan tiga orang dari Dusun Tanah Goyang berinisial MT, AW, dan AT. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan oleh Unit Reskrim Polres Seram Bagian Barat,” ujar Andi.

Baca Juga :  Hartini Dijeblosoan ke Rutan, Terancam Hukuman 5 Tahun dan Denda Rp5 Miliar

Menurutnya, penggunaan senjata tajam yang mengakibatkan korban luka dari kedua belah pihak berpotensi meningkatkan eskalasi konflik dan memicu aksi balas dendam.

Situasi keamanan di wilayah Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang juga masih rawan berkembang menjadi konflik yang lebih besar apabila tidak segera ditangani dan direkonsiliasi oleh aparat keamanan bersama pemerintah setempat.

Meski demikian, saat ini arus lalu lintas sudah kembali normal. Aparat keamanan terus melakukan pemantauan dan langkah pengamanan guna mencegah meluasnya konflik di wilayah Kecamatan Huamual.

Pengamanan dilakukan melalui peningkatan patroli di lokasi rawan, penempatan personel di titik-titik strategis, serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk meredam potensi konflik serta mendorong upaya rekonsiliasi. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu
Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana
Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung
Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa
Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla
Diduga Tipu Korban Rp125 Juta, Bripda ZO Jalani Sidang Etik Hari Ini
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, LPKA Ambon Intensifkan Razia Rutin
Penampungan Ilegal 57 Burung Endemik Dilindungi di Ambon Digagalkan, Polisi Tahan Seorang Wiraswasta

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:25 WIT

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:01 WIT

Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:55 WIT

Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT