AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Personel gabungan TNI-Polri, Pemadam Kebakaran (Damkar), dan warga sekitar bergerak cepat menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada Sabtu (18/07/2026) malam.
Begitu menerima laporan, personel Polres SBT, Polsek Bula, Koramil, dan armada Damkar langsung menuju lokasi. Kebakaran terjadi di dua titik, yaitu di kawasan Gunung 227 dekat gudang handak PT KALREZ, dan kawasan Puncak 229 Kelapa Dua.
Meski sempat terkendala medan lahan gambut yang sulit dijangkau, hembusan angin kencang, dan kondisi tanah yang kering, petugas berhasil mengendalikan titik api secara taktis agar tidak meluas.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Total lahan semak belukar dan pohon jati tak terawat yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.
Kapolres SBT, AKBP Alhajat, menegaskan bahwa kecepatan respons dan sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar karhutla tidak berdampak fatal bagi masyarakat dan lingkungan.
“Setiap laporan kebakaran harus segera ditindaklanjuti dengan cepat melalui sinergi bersama instansi terkait agar api tidak meluas,” ujar AKBP Alhajat.
Usai pemadaman, personel gabungan langsung memberikan edukasi kepada warga setempat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan selama musim kemarau.
“Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah karhutla. Dengan kepedulian bersama, potensi kebakaran dapat diminimalkan sehingga lingkungan tetap aman,” tegas Kapolres. (HT-01)









