Bahas Masa Depan Asia Tenggara Bersama Gita Wirjawan, Rektor UM Maluku Dorong Peran Indonesia Timur

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku), Prof. Faris Al-Fadhat, Ph.D., menjadi salah satu panelis dalam Masterclass and Roundtable Discussion bersama mantan Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Kamis (13/8/2026).

Forum yang merupakan rangkaian Dies Natalis ke-61 UAJY tersebut membahas masa depan serta posisi strategis Asia Tenggara di tengah dinamika geopolitik, ekonomi, teknologi, dan tata kelola global. Diskusi ini berpatokan pada pemikiran dalam buku terbaru Gita, What It Takes: Southeast Asia.

Dalam sesi masterclass, Gita mengajak peserta memahami perjalanan panjang kawasan, mulai dari kedatangan Portugis di Malaka pada 1511 hingga perkembangan kekuatan regional dan global saat ini.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan pentingnya negara-negara Asia Tenggara menjaga keseimbangan (equilibrium) dalam berhubungan dengan kekuatan Barat dan Tiongkok. Keseimbangan ini dinilai krusial agar kawasan memiliki ruang memperkuat kapasitas internal dan keluar dari kondisi mediokritas.

Baca Juga :  Pesan Wagub Maluku ke 29 Dokter Baru Unpatti: Daerah Terpencil Menanti Pengabdian Kalian

Diskusi dilanjutkan melalui sesi roundtable bersama enam akademisi lintas disiplin. Prof. Faris menyampaikan perspektif Hubungan Internasional terkait posisi Asia Tenggara dalam tatanan global.

Menurutnya, potensi geografis dan ekonomi yang strategis belum sepenuhnya diimbangi kemampuan kawasan untuk memengaruhi arah perubahan politik dunia.

“Asia Tenggara tidak cukup hanya menjadi arena strategis pertemuan kekuatan besar. Tantangannya adalah bagaimana kawasan ini membangun kapasitas (agency) untuk ikut membentuk arah perubahan tatanan global,” ujar Faris.

Ia menambahkan, meski ASEAN memiliki modal berupa stabilitas kawasan dan ASEAN Centrality, dinamika relasi AS-Tiongkok, ekspansi BRICS+, serta pergeseran ekonomi-politik global menuntut ASEAN bergerak lebih jauh dari sekadar mempertahankan keseimbangan.

Faris juga menempatkan buku Gita dalam tiga rangkaian pemikiran penting tentang kawasan:

The ASEAN Miracle (Kishore Mahbubani & Jeffery Sng): Mengulas keberhasilan ASEAN menjaga perdamaian di tengah keberagaman.

Does ASEAN Matter? (Marty Natalegawa): Mempertanyakan relevansi ASEAN menghadapi perubahan dunia.

Baca Juga :  Buka Pattimura Expo dan Job Fair 2026, Rektor Unpatti Tekankan Kolaborasi Strategis

What It Takes: Southeast Asia (Gita Wirjawan): Menjawab kapasitas apa yang harus dibangun agar Asia Tenggara mampu maju dan berperan lebih besar.

Selain Faris, roundtable menghadirkan Rektor UAJY Dr. G. Sri Nurhartanto, Prof. Gregoria Arum Yudarwati, Dr. Norma Sari, Prof. Aloysius Gunadi Brata, serta Prof. Ir. A. Djoko Budiyanto. Acara yang dipandu Wakil Dekan FISIP UAJY, Desideria Cempaka Wijaya Murti, Ph.D., ini membedah isu geopolitik, hukum internasional, komunikasi strategis, ekonomi pembangunan, hingga kecerdasan buatan.

Keterlibatan Rektor UM Maluku dalam forum ini menjadi langkah strategis universitas untuk memperluas jejaring akademik sekaligus menyuarakan perspektif Indonesia Timur di kancah nasional dan global.

“UM Maluku sedang bertumbuh. Namun sejak awal, kami ingin membangun tradisi bahwa kampus di Maluku juga hadir dalam percakapan penting mengenai masa depan Indonesia, Asia Tenggara, dan dunia,” pungkas Faris. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat
Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag
Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII
1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0
Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti
HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon
Gubernur Maluku Buka Advance Training Nasional HMI, Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas dan Solutif
Unpatti Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI secara Bijak dan Produktif

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:53 WIT

Bahas Masa Depan Asia Tenggara Bersama Gita Wirjawan, Rektor UM Maluku Dorong Peran Indonesia Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:18 WIT

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:35 WIT

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:44 WIT

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:44 WIT

1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

HMI Cabang Ambon Desak Kejelasan Antrean BBM

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:25 WIT

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT