Belum Kantongi Izin, Pangdam XV Pattimura Hentikan Sementara Proyek Sungai Wai Tomu

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.–
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan akan menghentikan sementara proses pembangunan jembatan dan penataan kawasan Sungai Wai Tomu, Kota Ambon, hingga seluruh perizinan dan persyaratan teknis terpenuhi.

Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Kodam XV/Pattimura dalam menghormati hukum dan prosedur yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat menutup Focus Group Discussion (FGD) terkait pengembangan dan pemanfaatan kawasan Sungai Wai Tomu di Serambi Kehormatan Makodam XV/Pattimura, Ambon, Kamis (29/10/2026). FGD ini digelar untuk menyatukan pandangan para pemangku kepentingan terkait rencana penataan kawasan yang diinisiasi oleh Kodam.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Julius menegaskan, para pelaku UMKM nantinya akan melalui proses seleksi ketat demi menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan. Selain itu, konstruksi dirancang tanpa pilar tengah untuk mempertahankan aliran alami sungai. Mengenai pendanaan, seluruh anggaran murni bersumber dari sumbangan masyarakat tanpa menggunakan APBN maupun dana hibah pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Ruslan Malik, memaparkan aspek teknis mulai dari status kewenangan, kronologi korespondensi, hingga hasil evaluasi terkait administrasi, hidraulika, keselamatan, dan fungsi sungai.

Sesi diskusi berlangsung hangat. Wali Kota Ambon,. Bodewin M. Wattimena menyatakan kesiapannya mendukung penuh penataan kawasan ini sepanjang sesuai aturan berlaku dan tidak mengganggu ekosistem sungai. Ia juga mengutip ungkapan, “Beta par Ambon, Ambon par semua; beta par Kodam, Kodam par beta.”

Pesan tersebut, menurut Bodewin, menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh pihak dalam membangun Kota Ambon tanpa mengesampingkan regulasi dan kepentingan masyarakat.

Ia juga mengimbau Kodam, pemerintah daerah, dan Kementerian PUPR untuk terus berkoordinasi secara bijak tanpa berdebat di media sosial demi memberikan edukasi yang baik bagi publik.

Dukungan senada disampaikan Mantan Gubernur Maluku ke-11 sekaligus Danrem 174/Pattimura periode 1998–1999, Brigjen TNI (Purn.) Karel Albert Ralahalu. Ia mengapresiasi terobosan Pangdam dalam menata kawasan Sungai Wai Tomu dan Pasar Mardika, serta berharap kawasan ini bertransformasi menjadi destinasi wisata baru di Kota Ambon.

Dari kalangan akademisi, Ketua Kajian Studi Lingkungan Universitas Pattimura, Abraham Tualessy, turut menyambut baik inisiatif pengembangan ruang publik di Wai Tomu.

Berdasarkan pengamatan lapangan, ia menjelaskan bahwa genangan di kawasan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk curah hujan dan pasang surut air laut. Ia menekankan pentingnya kelengkapan dokumen lingkungan yang sesuai klasifikasi, menjaga fungsi sungai, serta memberdayakan UMKM lokal

Sebagai tindak lanjut dari pembahasan forum tersebut, Pangdam XV/Pattimura, menegaskan bahwa proses pembangunan jembatan dihentikan sementara hingga seluruh persyaratan perizinan terpenuhi.

Langkah ini mempertegas komitmen Kodam XV/Pattimura dalam menghormati hukum dan menjalankan prosedur resmi. Penyelesaian masalah akan ditempuh melalui koordinasi lanjutan bersama instansi berwenang dengan tetap mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, lingkungan, serta manfaat bagi masyarakat luas. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Maluku Warning Risiko Bantuan Irigasi Mangkrak
PUPR Ambon Fokus Perbaiki 600 Meter Ruas Jalan Toisapu–Amahori
Pinjaman Rp178,02 Miliar dari PT SMI Sasar 17 Ruas Jalan dan Infrastruktur Dasar Maluku
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku
Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:59 WIT

Belum Kantongi Izin, Pangdam XV Pattimura Hentikan Sementara Proyek Sungai Wai Tomu

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:56 WIT

DPRD Maluku Warning Risiko Bantuan Irigasi Mangkrak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:53 WIT

PUPR Ambon Fokus Perbaiki 600 Meter Ruas Jalan Toisapu–Amahori

Selasa, 29 September 2026 - 21:34 WIT

Pinjaman Rp178,02 Miliar dari PT SMI Sasar 17 Ruas Jalan dan Infrastruktur Dasar Maluku

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polres SBB Tetapkan Pria 58 Tahun Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:30 WIT