AMBON, HEADLINETIMUR.COM. — Warga Kawasan Jalan Sultan Babullah, Kota Ambon, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di tempat pembuangan sampah pada Selasa (18/8/2026) dini hari.
Bayi yang diperkirakan baru lahir tersebut ditemukan dalam keadaan hidup di dekat jembatan depan Alfamidi, persis di samping Masjid Jami, Kecamatan Nusaniwe, sekitar pukul 04.05 WIT.
Kasi Humas Polresta P. Ambon dan PP Lease, Ipda Janete S. Luhukay, membenarkan peristiwa penemuan bayi tersebut.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kasi Humas, bayi itu pertama kali ditemukan oleh Otniel Maromon (48), seorang buruh harian lepas asal Kelurahan Benteng. Saat kejadian, Otniel bersama istrinya tengah mengais sisa makanan di lokasi penampungan sampah untuk pakan ternak babi milik mereka.
“Saat mencari pakan ternak, saksi melihat sesosok bayi laki-laki berada di dalam tempat sampah dalam kondisi masih bernyawa,” ujar Ipda Janete S. Luhukay.
Terkejut dengan temuan tersebut, sekitar pukul 04.20 WIT saksi langsung mendatangi Markas Polresta Ambon untuk melapor kepada anggota piket, Aiptu Okto Watwahan. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Ka SPKT II, Ipda Jance Manusiwa.
Mendengar kabar bahwa bayi tersebut masih bernyawa, Aiptu Okto Watwahan berinisiatif bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk merespons laporan warga. Bayi malang itu langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Al-Fatah Ambon guna mendapatkan pertolongan medis secara intensif.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis RS Al-Fatah, bayi laki-laki tersebut dipastikan selamat dan dalam kondisi sehat. Hasil pengukuran menunjukkan bayi memiliki berat badan 2,47 kilogram dan panjang badan 47 centimeter.
“Saat ini bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan medis dan pemantauan ketat di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Al-Fatah Ambon,” lanjut Kasi Humas.
Pihak kepolisian dari Polresta Ambon telah mengambil sejumlah tindakan hukum, di antaranya turun langsung melakukan olah TKP dan pengecekan lokasi, memastikan kondisi fisik dan penanganan medis bayi di RS Al-Fatah berjalan optimal serta mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) dari para saksi di lokasi kejadian.
“Kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengusut pelaku yang tega membuang bayi tersebut,”pungkas Ipda Janete. (HT-01)











