Dukung Visi Presiden Prabowo, Alimudin Kolatlena Desak Kemensos Akuratkan Data Bansos dan Prioritaskan Maluku

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Maluku, Alimudin Kolatlena.

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Maluku, Alimudin Kolatlena.

JAKARTA, HEADLINETIMUR. – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, memberikan catatan kritis sekaligus apresiasi dalam rapat pendalaman Rencana Kerja dan Anggaran serta Rencana Kerja Pemerintah (RKA-RKP) Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2027.

Rapat yang digelar pada Jumat (12/6/2026) ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos beserta jajarannya.

Dalam rapat tersebut, Alimudin menekankan dua poin penting, yakni perbaikan akurasi data bantuan sosial (bansos) dan pemerataan program Sekolah Rakyat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), khususnya Provinsi Maluku.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alimudin meminta Kemensos untuk serius dan terus-menerus memperbarui Data Tunggal Ekonomi Nasional (DTEN) yang menjadi rujukan penyaluran bansos. Menurutnya, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak data yang tidak akurat.

“Faktanya di lapangan, masih banyak warga yang seharusnya masuk kategori penerima manfaat (desil 1 sampai 4) justru belum terkaver. Sebaliknya, ada warga yang sudah tidak layak menerima, tetapi namanya masih tercantum dan menerima bansos. Ini harus terus diperbaiki,” tegas legislator asal Maluku tersebut.

Ia mengingatkan bahwa kementerian dan lembaga sebagai pembantu presiden harus bekerja “senafas” dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :  Saadiah Uluputty: RUU PPRT, Langkah Nyata Pengakuan Martabat Pekerja Rumah Tangga

“Jangan sampai visi dan misi yang sudah bagus dengan niat tulus dari Presiden, justru tidak akurat dan tidak tepat sasaran pada tataran pelaksanaannya,” tambahnya.

Sebagai kader Gerindra, Alimudin mengapresiasi tinggi program pro-rakyat Presiden Prabowo, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), rehabilitasi rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga program Sekolah Rakyat.

Berdasarkan hasil kunjungan kerjanya di berbagai daerah, mantan anggota DPRD Maluku itu, mengaku terharu melihat fasilitas Sekolah Rakyat yang memuliakan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dengan fasilitas asrama, alat belajar, dan makanan gratis, bahkan orang tua mereka turut diberdayakan. Namun di sisi lain, ia mengaku sedih melihat ketimpangan yang terjadi di wilayah 3T.

“Banyak anak-anak di Maluku yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena orang tuanya miskin. Mereka hampir tidak punya cita-cita dan masa depan karena keterbatasan ekonomi. Program Sekolah Rakyat ini sangat cocok untuk wilayah seperti Maluku, NTT, dan Papua,” jelas Alimudin.

Baca Juga :  Kebut Pembahasan RUU Daerah Kepulauan, Pansus Agendakan Serap Aspirasi Perdana ke Maluku dan Sulut

Pada tahun lalu, ungkap Alimudin, Maluku telah menerima tiga program Sekolah Rakyat yang tersebar di Kota Tual, Maluku Tengah, dan Kota Ambon. Sementara untuk Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Maluku Tenggara, program ini dijadwalkan akan terealisasi pada Desember 2026.

Selain itu, Alimudin meminta Kemensos memberikan perhatian serius terhadap sejumlah usulan yang sudah diajukan oleh Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota di Maluku ke pemerintah pusat.

Usulan tersebut meliputi pemerataan program Sekolah Rakyat yang lebih massif, pembangunan Sentra Kemensos di wilayah Maluku, pengadaan kendaraan operasional teknis untuk Dinas Sosial Provinsi, optimalisasi program Pemberdayaan Sosial bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) serta penguatan layanan sosial pendukung lainnya.

“Maluku sangat layak menjadi prioritas dari program Presiden ini. Kami meminta Kemensos mengawal serius seluruh usulan dari daerah kami,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wajib Halal Oktober 2026, Alimudin Kolatlena Dorong BPJPH Masifkan Pelatihan “Juleha” di Maluku
Kunjungi Sekolah Rakyat Amahai, Alimudin Kolatlena Pastikan Proyek Strategis Presiden Tepat Waktu
Soroti Antrean Haji di Maluku, Alimudin Kolatlena Tegaskan Estimasi Keberangkatan Bersifat Dinamis
Sosialisasi Haji 2027 di Hitu, Anggota Komisi VIII DPR Alimudin Kolatlena Dorong Peningkatan Pelayanan dan Keadilan Kuota
Isi Materi LK III HMI di Ambon, Alimudin Kolatlena Tegaskan RUU Daerah Kepulauan Kunci Keadilan Pembangunan
DPRD Maluku Godok Tujuh Ranperda, Samal Optimis Selesai Sesuai Target
Pansus RUU Daerah Kepulauan Tegaskan DKK Bukan Beban APBN
Serap Aspirasi di Maluku, Pansus Dorong RUU Daerah Kepulauan Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:29 WIT

Wajib Halal Oktober 2026, Alimudin Kolatlena Dorong BPJPH Masifkan Pelatihan “Juleha” di Maluku

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:46 WIT

Kunjungi Sekolah Rakyat Amahai, Alimudin Kolatlena Pastikan Proyek Strategis Presiden Tepat Waktu

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIT

Soroti Antrean Haji di Maluku, Alimudin Kolatlena Tegaskan Estimasi Keberangkatan Bersifat Dinamis

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:24 WIT

Sosialisasi Haji 2027 di Hitu, Anggota Komisi VIII DPR Alimudin Kolatlena Dorong Peningkatan Pelayanan dan Keadilan Kuota

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:19 WIT

Isi Materi LK III HMI di Ambon, Alimudin Kolatlena Tegaskan RUU Daerah Kepulauan Kunci Keadilan Pembangunan

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT