Pemkot Ambon Tata Parkir Truk dan Rencanakan Pembangunan Dermaga Baru

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 21:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Amb on mulai mengintensifkan penataan infrastruktur transportasi dan fasilitas publik.

Dua fokus utama yang menjadi prioritas saat ini adalah penyediaan kantong parkir truk di kawasan Pelindo serta rencana pembangunan dermaga baru di kawasan Pelabuhan Enrico.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menjamin ketertiban tata ruang kota sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna mengatasi persoalan kemacetan yang kerap dipicu oleh antrean truk di sepanjang jalan area Pelindo, Pemkot Ambon telah menyiapkan lahan eks Pasar Gambus sebagai solusi permanen.

Baca Juga :  Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Penataan lahan tersebut kini menjadi prioritas agar ruas jalan utama tidak lagi terbebani oleh parkiran kendaraan bertonase besar.

“Sejak awal penertiban eks Pasar Gambus, saya sudah sampaikan bahwa lahan tersebut akan ditata untuk mengatasi antrean panjang truk di Pelindo. Setelah fasilitas siap, seluruh truk akan dialihkan ke sana. Targetnya ganda, akses jalan kembali lancar dan ada sumber PAD baru bagi kota,” ujar Wattimena di Balai Kota, Rabu (15/4/26).

Selain pembenahan di darat, sektor transportasi laut juga mendapat perhatian serius.

Wali Kota mengungkapkan ambisinya untuk membangun dermaga yang lebih representatif di kawasan Pelabuhan Enrico.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Janji Tuntaskan Jalan Rumberu-Manusa Lewat Skema Dana Inpres

Meski saat ini aktivitas di Pelabuhan Enrico berjalan normal, peningkatan fasilitas dinilai krusial untuk kebutuhan jangka panjang.

Rencana pembangunan dermaga modern ini diproyeksikan tidak akan membebani APBD secara langsung.

Pemkot Ambon berencana menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau melibatkan investor pihak ketiga.

“Kita ingin membangun Dermaga Ambon yang lebih bagus dan representatif bagi kapal feri maupun kapal cepat. Saat ini masih dalam tahap perencanaan, dan kemungkinan besar akan dikelola melalui kerja sama dengan pihak ketiga,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku
Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Maluku Disiapkan Jadi Hub Keselamatan Pelayaran Indonesia Timur
Pemkab SBT dan Kementerian PKP Genjot 500 Unit Rumah Layak Huni
PLN Siapkan Rp9 Triliun untuk Perluasan Akses Listrik di Maluku

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Selasa, 22 September 2026 - 20:54 WIT

Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIT

Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi tinggi muka laut di Indonesia mengalami kenaikan. Foto: dsda.jakarta.go.id/Hadua

Lingkungan

49 Ribu Warga Maluku Terdampak Kenaikan Air Laut

Senin, 28 Sep 2026 - 17:08 WIT

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT