PPP Maluku Endus Manuver Kader Partai Lain di Balik Pencopotan Azis-Rovik

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lambang PPP retak. Foto : Mindra Purnomo/Cakradunia.co

Ilustrasi lambang PPP retak. Foto : Mindra Purnomo/Cakradunia.co

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Pengurus Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku mencium adanya aroma manuver dari kader partai politik lain di balik polemik pergantian Azis Hentihu dan Rovik Akbar Afifudin. Pencopotan tersebut dianggap bukan sekadar dinamika internal, melainkan upaya sistematis untuk memecah belah partai.

Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPW PPP Maluku periode 2021-2026, Bansa Hadi Sella, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi oknum kader partai lain yang diduga kuat menjadi dalang di balik kekisruhan ini.

“Kami mengetahui adanya manuver politik dari kader partai lain untuk merusak PPP. Kebetulan, istrinya adalah anggota DPRD Buru dari PPP. Ini tindakan yang sangat tidak etis dan pasti akan kami lawan,” tegas Bansa, Kamis (12/2).

Bansa menilai SK DPP PPP Nomor: 0056/SK/DPP/W/II/2026 yang menunjuk Muhammad Reza Bahawerez dan Muhammad Husein Tuharea sebagai Plt. Ketua dan Sekretaris Wilayah adalah sebuah blunder politik besar. Ia menyebut SK yang diteken Muhammad Mardiono dan Jabbar Idris tersebut sebagai produk inkonstitusional.

“Bagaimana mungkin Mardiono menuding Azis Hentihu dan Rovik Afifudin melanggar AD/ART, sementara AD/ART hasil Muktamar Ancol dan kepengurusan DPP yang lengkap saja belum disahkan oleh Kemenkumham? Ini jelas menabrak aturan yang dibuat oleh para Muktamirin,” serunya.

Tak hanya soal legalitas, Bansa yang juga menjabat Ketua Wilayah GMPI Maluku ini mengecam penunjukan pimpinan Plt yang dianggapnya sebagai figur “impor” dan karbitan.

Baca Juga :  Saadiah Uluputty Desak Pembatalan PMK 81/2025 Karena Cacat Hukum

“Mereka bukan kader aktif, apalagi loyalis. Rekam jejak menunjukkan mereka terang-terangan melawan rekomendasi resmi PPP saat Pilkada lalu. Menunjuk mereka adalah penghinaan bagi kader yang sudah berdarah-darah membesarkan partai ini,” tegas Bansa dengan nada geram.

Terkait rencana pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil), Bansa menyatakan forum tersebut hanya akan sah jika landasan hukum dari pusat sudah klir. Ia mendesak agar legalitas kepengurusan DPP di Kemenkumham dituntaskan terlebih dahulu sebelum menyentuh struktur di daerah.

“Tanpa legalitas yang jelas, konsolidasi partai hingga tingkat bawah hanya akan menjadi dagelan politik. Kami menuntut kepastian hukum, bukan kesewenang-wenangan,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPU Maluku Gelar Rakor PAW dan Pemutakhiran Data Parpol, Mitigasi Masalah Hukum
Wujudkan Data Akurat, KPU Maluku Dorong Parpol Optimalkan Pemutakhiran Berkelanjutan
Peneliti BRIN Usul Pilkada Asimetris, Sebut Sistem Seragam Mahal
Zulhas Isyaratkan Fraksi PAN Dukung Pengesahan RUU Daerah Kepulauan
Pemkot Ambon Teken NPHD Bantuan Parpol 2026, Ini Pesan Wali Kota
KPU Maluku Gelar Rakor Pembinaan Kode Etik dan Penguatan Lembaga
Rayakan Milad ke-24, PKS SBT Gelar Panen dan Tanam Raya di Werinama
Gelorakan Semangat Restorasi, Abdullah Vanath Pererat Barisan Kader NasDem

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:12 WIT

KPU Maluku Gelar Rakor PAW dan Pemutakhiran Data Parpol, Mitigasi Masalah Hukum

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:54 WIT

Wujudkan Data Akurat, KPU Maluku Dorong Parpol Optimalkan Pemutakhiran Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:29 WIT

Peneliti BRIN Usul Pilkada Asimetris, Sebut Sistem Seragam Mahal

Senin, 1 Juni 2026 - 14:57 WIT

Zulhas Isyaratkan Fraksi PAN Dukung Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:24 WIT

Pemkot Ambon Teken NPHD Bantuan Parpol 2026, Ini Pesan Wali Kota

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakan

Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 21:24 WIT

Opini

Hari Raya itu Bernama Piala Dunia

Senin, 29 Jun 2026 - 21:03 WIT