Survei Indikator: DPR Jadi Lembaga Paling Tidak Dipercaya Publik

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi DPR. ANTARA/Rivan Awal Lingga

Ilustrasi DPR. ANTARA/Rivan Awal Lingga

HEADLINETIMUR.COM Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil sigi terbaru mengenai persepsi publik terhadap kinerja pemerintah dan lembaga negara. Salah satu poin utama yang disoroti adalah tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi negara.

Dalam survei tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi lembaga negara dengan tingkat kepercayaan publik paling rendah. Lembaga legislatif ini hanya memperoleh tingkat kepercayaan sebesar 56 persen.

“Sebanyak 3 persen menyatakan sangat percaya, dan 53 persen cukup percaya,” demikian bunyi hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia melalui situs resminya, Minggu (8/2/2026).

Di sisi lain, Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mencatatkan diri sebagai lembaga negara dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi. Lembaga pertahanan ini meraih skor 93 persen, yang terdiri dari 15 persen sangat percaya dan 78 persen cukup percaya.

Presiden berada di urutan kedua dengan tingkat kepercayaan publik mencapai 91 persen (15 persen sangat percaya dan 76 persen cukup percaya). Skor ini mencerminkan apresiasi publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menyusul di bawahnya, Kejaksaan Agung meraih tingkat kepercayaan 80 persen, Mahkamah Konstitusi (MK) 75 persen, lembaga Pengadilan 74 persen, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 72 persen. Sementara itu, Kepolisian RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sama-sama memperoleh 65 persen, serta partai politik berada di angka 61 persen.

Baca Juga :  Disentil Ombudsman, Pemprov Maluku Tancap Gas Benahi Pelayanan Publik

Pengambilan data survei dilakukan pada periode 15 hingga 21 Januari 2026. Sampel yang digunakan sebanyak 1.220 orang yang telah memiliki hak pilih (minimal berusia 17 tahun) dari seluruh provinsi di Indonesia. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai secara langsung melalui tatap muka. (NET)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Borong Berbagai Penghargaan, Pemkot Ambon Raih Juara Umum Program Prioritas Nasional 2026
Dekatkan Pelayanan, Ombudsman Maluku Gelar Aksi “Jemput Bola” di Desa Saleman
Digitalisasi Bansos, Langkah Konkrit Pemkot Ambon Pangkas Nepotisme Data Kemiskinan
Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Infrastruktur
Wagub Maluku Optimistis SIPD-RI H2H Tutup Celah Kesalahan Transaksi
Siasati Ketergantungan APBN, Wagub Maluku Dorong Optimalisasi Sektor Pertanian dan Kelautan
Raih WTP 10 Beruntun, Pemprov Maluku Belum Tindak Lanjuti 165 Rekomendasi BPK
Gubernur Desak Pusat Beri Ruang Daerah Kelola ASN di Kepulauan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIT

Borong Berbagai Penghargaan, Pemkot Ambon Raih Juara Umum Program Prioritas Nasional 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:57 WIT

Dekatkan Pelayanan, Ombudsman Maluku Gelar Aksi “Jemput Bola” di Desa Saleman

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:31 WIT

Digitalisasi Bansos, Langkah Konkrit Pemkot Ambon Pangkas Nepotisme Data Kemiskinan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:05 WIT

Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Infrastruktur

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:11 WIT

Wagub Maluku Optimistis SIPD-RI H2H Tutup Celah Kesalahan Transaksi

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakan

Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 21:24 WIT

Opini

Hari Raya itu Bernama Piala Dunia

Senin, 29 Jun 2026 - 21:03 WIT