HMI Cabang Ambon Desak Kejelasan Antrean BBM

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.– Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Ambon kembali memicu keluhan publik. Kondisi ini dinilai mengganggu mobilitas dan memukul perekonomian warga, khususnya yang menggantungkan pendapatan harian dari kendaraan.

Antrean BBM terlihat di SPBU Passo ,
SPBU Lateri, SPBU Kebun Cengkeh
SPBU Slamet Riyadi Pantai Mardika, SPBU Pohon Pule, dan SPBU Wayame
SPBU.

Ketua Bidang PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Handiwin Tuheitu, mendesak Pemerintah Provinsi Maluku dan Pertamina Patra Niaga segera memberikan penjelasan terbuka terkait penyebab penumpukan kendaraan tersebut.

“Antrean BBM tidak boleh dinormalisasi. Waktu warga habis berjam-jam di SPBU, padahal bagi pekerja harian seperti pengemudi ojek, pedagang, dan pelaku UMKM, waktu adalah penghasilan,” tegas Handiwin, Sabtu (15/8/2026).

Ia menambahkan, klaim ketersediaan stok BBM aman secara nasional harus sejalan dengan realita di lapangan. Keterbukaan informasi sangat diperlukan untuk memastikannya, apakah kendala bersumber dari masalah pasokan, distribusi, kuota, peningkatan permintaan, atau pengawasan.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik Per 1 April

HMI Cabang Ambon meminta Pertamina memastikan distribusi ke SPBU berjalan tepat waktu dan merata.

“Evaluasi menyeluruh serta langkah konkret amat dibutuhkan agar persoalan tata kelola energi tidak lagi merugikan masyarakat,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapat Dukungan Bank Dunia, Gubernur Maluku Optimis Groundbreaking PSN Maluku Integrated Logistic Hub pada 2027
Bukan Sekadar Dimusnahkan, Anos Yeremias Desak Pemprov Maluku Legalisasi dan Tata Industri Sopi
Pemprov Maluku Dorong Percepatan Penanganan Dampak Sosial PSN Blok Masela
Ekonomi Maluku Trwulan II 2026 Tumbuh 5,31 Persen, Lampaui Nasional
Akademisi UIN Ambon Kritik Pendirian 5 BUMD Baru di Maluku, Fajrin: Lakukan Studi Kelayakan Mendalam
Akademisi Kritisi Rencana Pemprov Maluku Tambah 5 BUMD Baru: Tata Kelola Masih Carut-Marut!
Kapasitas Nelayan Kota Ambon Ditingkat Melalu SLCN
Bahlil Tegaskan Proyek LNG Abadi Masela Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Maluku

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:25 WIT

HMI Cabang Ambon Desak Kejelasan Antrean BBM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:33 WIT

Dapat Dukungan Bank Dunia, Gubernur Maluku Optimis Groundbreaking PSN Maluku Integrated Logistic Hub pada 2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Bukan Sekadar Dimusnahkan, Anos Yeremias Desak Pemprov Maluku Legalisasi dan Tata Industri Sopi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:10 WIT

Pemprov Maluku Dorong Percepatan Penanganan Dampak Sosial PSN Blok Masela

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:09 WIT

Ekonomi Maluku Trwulan II 2026 Tumbuh 5,31 Persen, Lampaui Nasional

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

HMI Cabang Ambon Desak Kejelasan Antrean BBM

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:25 WIT

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT