AMBON, HEADLINETIMUR.COM.–
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 14 penumpang longboat yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Senin (28/9/2026. Seluruh korban, yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, ditemukan dalam keadaan selamat.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan, longboat tersebut awalnya bertolak dari Pulau Maikoor menuju Kota Dobo pada pukul 12.00 WIT. Di tengah perjalanan sekitar pukul 13.50 WIT, kapal mengalami mati mesin di perairan Pulau Babi dan memicu kepanikan di antara para penumpang.
Mendapat laporan dari pihak keluarga, Tim SAR Gabungan dari Unit Siaga SAR Dobo langsung dikerahkan pada pukul 15.50 WIT menggunakan satu unit Rigit Inflatable Boat (RIB).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim harus menempuh jarak sekitar 10,12 mil laut di tengah kondisi cuaca berawan, angin tenggara berkecepatan 29 knots, serta ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter,” ujar Arafah.
Setelah hampir dua jam perjalanan, tim akhirnya berhasil menemukan longboat nahas tersebut pada pukul 16.51 WIT. Seluruh korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju Kota Dobo untuk diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing.
“Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” pungkas Arafah.
Adapun 14 penumpang yang selamat ialah Nando Iwamony (14 tahun), Ecy Iwamony (57 tahun), Sari Boy (9 tahun), Jeny (20 tahun), Robeca Yakob (2 tahun), Elsina M Gair (44 tahun),
Emy Koil (42 tahun), Wily (6 bulan),
Jeny Parjel (5 tahun), Adhe Parjel (42 tahun), Seki Goin (43 tahun / Nakhoda), Yetta Barjer (47 tahun),
Yefi Manuhury (43 tahun), dan Silas Piter (60 tahun). (HT-01)









