Tahanan Diduga Dipukul Pakai Selang dan Kabel, Ombudsman Maluku Desak Perbaikan Total LPKA Ambon

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 12:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Ombudsman RI Perwakilan Maluku mendesak peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) KKelas IIA Ambon. Langkah ini diambil usai tim melakukan pemantauan langsung dan mewawancarai warga binaan pada Selasa (29/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Ombudsman mengevaluasi berbagai aspek penting, mulai dari kondisi hunian, sarana pembinaan, layanan kesehatan, akses komunikasi, hingga mekanisme pengaduan.

Hasilnya, Ombudsman mendapati sejumlah keluhan serius dari warga binaan, termasuk dugaan tindakan kekerasan dalam proses pembinaan seperti pemukulan menggunakan selang dan kabel.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku, Hasan Slamat, menegaskan bahwa temuan ini harus segera ditindaklanjuti secara tegas sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Mantan Camat Taniwel Timur Ditangkap, GBPM Puji Komitmen Tegas Kapolda Maluku

“Kami telah menerima laporan dan langsung memverifikasinya dengan warga binaan. Kami mendorong Kalapas dan Kanwil Ditjenpas Maluku untuk mengambil langkah korektif yang serius agar kejadian serupa tidak terulang, apa pun alasannya,” ujar Hasan.

Selain dugaan pelanggaran prosedur pembinaan, Ombudsman juga mencatat beberapa kekurangan fasilitas, seperti ketersediaan tempat tidur, minimnya sarana olahraga, serta perlunya penambahan titik pemasangan CCTV untuk memperkuat sistem pengawasan internal.

Kendati demikian, secara umum infrastruktur yang ada dinilai masih mematuhi koridor ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 Ombudsman.

Baca Juga :  Pecat Tak Cukup, Bripda Mesias Siahaya Terancam 15 Tahun Penjara

Sebagai langkah preventif, tim juga membagikan flyer informasi saluran pengaduan kepada anak didik pemasyarakatan agar mereka mengetahui mekanisme resmi pelaporan jika menemukan maladministrasi atau layanan yang tidak sesuai.

“Kami berharap seluruh jajaran pemasyarakatan terbuka menerima masukan ini sebagai ruang perbaikan. Kami akan mengawal proses tindak lanjutnya hingga tuntas,” tambahnya.

Kegiatan pemantauan ini turut didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku, Novriadi, serta Kepala LPKA Ambon, Manuel Yenusi. Melalui sinergi ini, Ombudsman berharap pengawasan internal semakin diperketat, standar operasional prosedur (SOP) ditegakkan, dan hak-hak dasar anak terpenuhi secara optimal.

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Maluku Desak Pemkot Ambon Rutin Razia di Eks Lokalisasi Tanjung Batu Merah
Temuan BPK Rp3,9 Miliar Proyek Jalan Lingkar Amar Sekaru, APH Didesak Periksa Hendra Wibisono
Tokoh Lintas Agama Maluku Dorong Penguatan Hukum dan Deteksi Dini Konflik
Konflik Sosial di Maluku Menurun, Kapolda : Mesti Dicegah Sejak Gejala Awal
Tantangan Keamanan Kian Kompleks, Gubernur Maluku: Hukum Harus Jadi Panglima
Polres Tual Tangkap Pelaku Bentrok Antar-Pemuda yang Tewaskan Satu Orang
Bos Sinyo, DPO Kasus Penjualan Oli Palsu Ditangkap di Surabaya
Polres SBB Tahan 2 Orang Terkait Dugaan Pemerasan Toko di Piru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:15 WIT

Tahanan Diduga Dipukul Pakai Selang dan Kabel, Ombudsman Maluku Desak Perbaikan Total LPKA Ambon

Senin, 28 September 2026 - 20:04 WIT

DPRD Maluku Desak Pemkot Ambon Rutin Razia di Eks Lokalisasi Tanjung Batu Merah

Kamis, 24 September 2026 - 13:16 WIT

Temuan BPK Rp3,9 Miliar Proyek Jalan Lingkar Amar Sekaru, APH Didesak Periksa Hendra Wibisono

Rabu, 23 September 2026 - 20:35 WIT

Tokoh Lintas Agama Maluku Dorong Penguatan Hukum dan Deteksi Dini Konflik

Rabu, 23 September 2026 - 20:11 WIT

Konflik Sosial di Maluku Menurun, Kapolda : Mesti Dicegah Sejak Gejala Awal

Berita Terbaru