AMBON, HEADLINETIMUR.COM.–
Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar resmi memasuki tahap pembangunan fisik.
Sesuai rencana, peletakan batu pertama atau Groundbreaking dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026.
Seiring dengan dimulainya tahapan tersebut, pemerintah dan Inpex selaku investor utama didesak untuk memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal asal Maluku.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota DPRD Provinsi Maluku daerah pemilihan (dapil) Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, Anos Yeremias, mengatakan Blok Masela bukan sekadar proyek migas bernilai investasi besar, melainkan momentum kebangkitan ekonomi Maluku.
Kehadiran proyek skala internasional ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, menggerakkan sektor UMKM, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta menghadirkan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun demikian, Anos menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini harus diiringi dengan komitmen nyata untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat lokal.
“Putra-putri daerah harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi agar mampu bersaing mengisi berbagai peluang kerja, baik sebagai tenaga kerja terampil (skilled) maupun tenaga kerja umum (non-skilled),” lanjutnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan dalam proses perekrutan. Seluruh tahapan rekrutmen tenaga kerja wajib dilakukan secara transparan, profesional, serta bebas dari praktik percaloan maupun “titipan”, guna memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama sesuai kompetensinya.
Menutup keterangannya, Anos mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu demi kelancaran proyek nasional ini.
“Kini saatnya kita meninggalkan perbedaan, menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, dan bersama-sama menyukseskan Groundbreaking Blok Masela sebagai tonggak sejarah baru bagi Maluku. Mari kita jadikan Blok Masela sebagai simbol kemajuan, kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi Maluku,” pungkasnya. (HT-01)








