AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersinergi dengan Kodam XV/Pattimura menggelar aksi kerja bakti dan penertiban pedagang di kawasan Pasar Mardika, Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini diintegrasikan dengan program “Jumat Berkah” yang digagas oleh Kodam XV/Pattimura.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Achmad Jais Ely, menyampaikan bahwa langkah penataan ini diambil demi menciptakan lingkungan pasar yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Dalam keterangannya, Achmad Jais Ely mengimbau para pedagang yang saat ini masih berjualan di trotoar maupun bahu jalan untuk segera memindahkan barang dagangan mereka ke dalam fasilitas yang telah disiapkan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan los dan tempat berjualan yang layak bagi para pedagang. Kami menghimbau seluruh pedagang yang masih berjualan di trotoar maupun area aktivitas perdagangan agar segera masuk dan menempati los yang telah disediakan,” ujar Jais.
Ia menegaskan bahwa penertiban ini bukan semata-mata tindakan represif, melainkan upaya konkret pemerintah dalam menciptakan keadilan, kenyamanan, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi yang lebih baik, modern, dan manusiawi.
Melalui momentum “Jumat Berkah” ini, Pemprov Maluku berharap dapat membangun kesadaran bersama bahwa pengelolaan pasar yang baik merupakan tanggung jawab kolektif. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sikap kooperatif dari para pedagang.
Lebih lanjut, Jais menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pangdam XV/Pattimura beserta jajaran atas dukungan penuh dalam penataan kawasan Pasar Mardika.
Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan baik tingkat provinsi maupun kota, serta Dinas Lingkungan Hidup yang telah bekerja keras di lapangan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kebersihan lingkungan pasar.
“Sinergi dan kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan kita dapat menghadirkan perubahan positif bagi wajah perdagangan dan pelayanan publik di Maluku,” pungkasnya.
Di akhir penyataannya, Jais mengajak seluruh elemen masyarakat dengan seruan khas lokal untuk bersama-sama menjaga aset daerah tersebut.
“Mari bersama katong bangun Pasar Mardika yang tertib, bersih, nyaman, dan bermartabat. Par katong pung bae (untuk kebaikan kita bersama),” tutup Jais.









